Home Tekno Pi Network: Analisis Harga, Pasokan, dan Prospek Jangka Panjang Cryptocurrency PI
Tekno

Pi Network: Analisis Harga, Pasokan, dan Prospek Jangka Panjang Cryptocurrency PI

Share
Pi Network PI cryptocurrency
Pi Network (PI) mencatat pergerakan harga tipis, dengan kapitalisasi pasar $2,76 miliar dan pasokan yang stabil. Analisis ini membahas volume perdagangan, pasokan beredar, dan prospek jangka panjang PI.Foto:X
Share

IKNPOS.ID – Pi Network (PI) saat ini berada di peringkat ke-44 dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,76 miliar. Harga PI mengalami sedikit kenaikan harian sebesar 0,68%, dengan harga terakhir berada di $0,3432 per token.

Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $24,65 juta, naik 8,41% dibandingkan hari sebelumnya. Rasio Volume terhadap Market Cap adalah 0,8976%, menandakan aktivitas perdagangan relatif stabil.

Dari sisi pasokan, total supply dan maksimal supply PI sama-sama 100 miliar token, sedangkan jumlah token yang beredar saat ini mencapai 8,04 miliar PI. Struktur pasokan ini menunjukkan potensi pertumbuhan likuiditas token seiring semakin banyak pengguna yang bergabung dan menggunakan ekosistem Pi Network. Profile score proyek tercatat 73%, menandakan reputasi yang cukup baik di mata komunitas dan investor.

Sejarah harga PI menunjukkan volatilitas yang signifikan. Harga tertinggi sepanjang masa (All-Time High) tercatat pada 26 Februari 2025 di angka $2,98, sedangkan harga terendah (All-Time Low) tercatat pada 26 Agustus 2025 sebesar $0,3304, meningkat 3,86% dari titik terendah tersebut. Penurunan harga dari ATH sekitar 88,49% menunjukkan bahwa PI mengalami koreksi besar setelah periode pertumbuhan cepat, namun hal ini dianggap normal dalam siklus pasar cryptocurrency.

PI dikategorikan sebagai Layer 1 dan menggunakan mekanisme Mobile Mining, yang memungkinkan pengguna menambang token langsung dari perangkat seluler mereka.

Pendekatan ini membuat Pi Network berbeda dari sebagian besar blockchain tradisional, karena menggabungkan partisipasi komunitas yang luas dengan aksesibilitas tinggi. Hal ini juga memperluas jangkauan adopsi token di kalangan pengguna yang sebelumnya tidak memiliki pengalaman menambang cryptocurrency.

Meskipun pergerakan harga harian terlihat kecil, aktivitas komunitas dan prospek jangka panjang PI tetap menjadi sorotan. Kapitalisasi pasar yang stabil, jumlah token beredar yang masih terbatas, serta dukungan teknologi Mobile Mining menegaskan potensi pertumbuhan ekosistem Pi Network.

Share
Related Articles
Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...

Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...