Home Tekno Kiper Muda Liga Divisi 5 Spanyol Meninggal Dunia Usai Benturan, Organ Tubuh Disumbangkan
Tekno

Kiper Muda Liga Divisi 5 Spanyol Meninggal Dunia Usai Benturan, Organ Tubuh Disumbangkan

Share
kiper muda Spanyol meninggal
Raúl Ramírez, kiper 19 tahun CD Colindres, meninggal dunia akibat benturan di laga Divisi 5 Spanyol. Pertandingan dihentikan, keluarga mendonorkan organ tubuhnya, dan federasi tetapkan tiga hari berkabung. Foto:cd colindres emf
Share

IKNPOS.ID – Dunia sepak bola Spanyol tengah berduka. Seorang kiper muda berusia 19 tahun, Raúl Ramírez, yang membela klub CD Colindres, meninggal dunia setelah mengalami cedera kepala serius akibat benturan dengan pemain lawan dalam laga Liga Divisi 5 Spanyol (Tercera Federación) melawan CD Revilla pada Sabtu 27 September 2025 waktu setempat.

Pertandingan langsung dihentikan setelah insiden itu. Ramírez sempat mendapat pertolongan pertama di lapangan, lalu dilarikan ke rumah sakit. Dalam proses penyelamatan, ia mengalami dua kali henti jantung, pertama di lapangan, dan kedua di ambulans.

Meskipun tim medis berjuang keras, kondisinya tidak pernah pulih hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Saat kejadian, pertolongan awal diberikan oleh pelatih serta dua perawat yang berada di antara penonton menggunakan defibrillator stadion. Namun ambulans baru tiba sekitar 15–20 menit setelah insiden. Kondisi ini memicu kritik tajam terhadap minimnya fasilitas medis di stadion Camargo.

Hasil pemeriksaan di rumah sakit mengungkap bahwa Ramírez memiliki dua aneurisma otak bawaan yang memperparah cedera akibat benturan.

Reaksi Klub dan Komunitas Sepak Bola

CD Colindres merilis pernyataan resmi berisi ucapan duka mendalam dan memberikan dukungan moral kepada keluarga Ramírez. Mereka menggambarkan Raúl sebagai pemain muda berbakat dengan dedikasi tinggi bagi tim. Klub CD Revilla, lawan pada pertandingan tersebut, juga menyampaikan belasungkawa dan akan menghadiri upacara penghormatan.

Federasi Pemain Sepak Bola Spanyol (AFE) menuntut adanya aturan wajib menghadirkan dokter dan ambulans di setiap pertandingan, termasuk di divisi bawah, demi mencegah tragedi serupa. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) pun menyerukan agar keselamatan pemain menjadi prioritas utama.

Organ Tubuh Disumbangkan

Pihak Federasi Sepak Bola Cantabria (RFCF) mengonfirmasi bahwa keluarga Ramírez memutuskan untuk mendonorkan organ tubuhnya sebagai bentuk belas kasih, demi menyelamatkan nyawa orang lain.

Sebagai bentuk penghormatan, RFCF menetapkan tiga hari berkabung dan akan menggelar satu menit hening cipta di seluruh pertandingan akhir pekan ini.

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...