Home Kesehatan Kasus Campak di Pamekasan Meningkat: Kenali Gejala, Cara Penularan, dan Pencegahan yang Efektif
Kesehatan

Kasus Campak di Pamekasan Meningkat: Kenali Gejala, Cara Penularan, dan Pencegahan yang Efektif

Share
Kasus Campak
Lonjakan kasus campak di Pamekasan menjadi pengingat pentingnya vaksinasi dan deteksi dini. Simak gejala, cara penularan, komplikasi, hingga langkah pencegahan campak agar tidak meluas.Foto:RRI
Share

Istirahat cukup dan konsumsi cairan yang memadai untuk mencegah dehidrasi

Minum obat pereda demam seperti paracetamol sesuai dosis anjuran

Mengonsumsi makanan bergizi dan mudah ditelan

Memberikan kompres hangat pada mata yang merah dan berair

Pemberian suplemen vitamin A sesuai saran dokter untuk mempercepat pemulihan

Bagi pasien yang belum mendapatkan imunisasi campak, vaksin dapat diberikan dalam waktu 72 jam setelah gejala muncul untuk meringankan keparahan. Pada bayi, ibu hamil, atau pasien dengan daya tahan tubuh lemah, dokter dapat memberikan suntikan antibodi dalam 6 hari pertama setelah paparan.

Komplikasi yang Perlu Diwaspadai

Pada individu dengan daya tahan tubuh lemah, campak dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti:

Pneumonia

Infeksi telinga yang berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran

Laringitis

Kejang akibat demam tinggi

Ensefalitis (radang otak)

Hepatitis dan perikarditis pada kasus yang jarang

Infeksi campak pada ibu hamil juga dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, atau keguguran.

Pencegahan Campak

Pencegahan paling efektif adalah dengan imunisasi campak atau vaksin MMR. Vaksin dapat diberikan pada anak sejak usia 9 bulan, diulang pada usia 12–18 bulan, dan booster kembali saat usia 5–7 tahun. Bagi orang dewasa yang belum pernah divaksin, vaksinasi dapat diberikan dua kali dengan jeda 28 hari.

Selain vaksinasi, pencegahan dapat dilakukan dengan langkah sederhana:

Mengisolasi pasien sejak gejala muncul hingga empat hari setelah ruam timbul

Tidak berbagi peralatan makan dan mandi

Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir

Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin

Menjaga kebersihan rumah dengan desinfektan

Kasus campak di Pamekasan menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit menular ini. Vaksinasi lengkap dan deteksi dini merupakan kunci utama untuk mencegah penyebaran yang lebih luas serta mengurangi risiko komplikasi serius.

 

Share
Related Articles
dr. David H. Christian
Kesehatan

Warga Kaltim Harus Tahu! Varises Bukan Sekadar Masalah Kaki, Ini Bahaya Nyatanya 

IKNPOS.ID - Varises sering kali dianggap remeh oleh masyarakat Kalimantan Timur sekadar...

Otorita IKN Bentuk Kader Kesehatan Khusus Demi Perang Melawan Malaria & DBD
Kesehatan

Otorita IKN Bentuk Kader Kesehatan Khusus Demi Perang Melawan Malaria & DBD

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) kini tengah melancarkan operasi besar-besaran. Bukan...

Kesehatan

RSUD Ratu Aji Putri Botung Siap Layani Pasang Ring Jantung, Didukung Rp46 M dari Kemenkes

IKNPOS.ID - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) memperkuat layanan kesehatan di daerah...