Home Tekno Ini Alasan 38% Pemegang Kripto Khawatir Harga Pi Coin Akan Anjlok pada 2026
Tekno

Ini Alasan 38% Pemegang Kripto Khawatir Harga Pi Coin Akan Anjlok pada 2026

Share
Pi Network kesulitan mempertahankan stabilitas Harga Pi Coin.
Pi Network kesulitan mempertahankan stabilitas Harga Pi Coin.
Share

IKNPOS.ID – Setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di awal tahun ini, Pi Network kesulitan mempertahankan stabilitas Harga Pi Coin.

Kondisi ini membuat investor khawatir tentang stabilitas harga jangka pendek Pi Coin.

Peningkatan pada Mainnet menjanjikan inovasi, namun potensi gangguan jaringan tetap ada.

Perilaku investor yang hati-hati juga menunjukkan bahwa prediksi harga Pi Network mungkin condong ke arah konsolidasi.

Atau bahkan penurunan dalam beberapa bulan mendatang.

Di tengah ketidakpastian ini, sebuah token alternatif yang menawarkan utilitas dunia nyata dan adopsi terstruktur semakin menarik perhatian.

Pi Coin Menghadapi Perlawanan dan Tantangan Teknis

Setelah lonjakan yang dipicu oleh sentimen bullish dan permintaan yang tinggi, aktivitas perdagangan Pi Network telah mereda.

Pada grafik 4 jam, Pi Network baru saja melewati resistance jangka pendeknya.

Namun, indikator Supertrend berada di bawah harga dan Awesome Oscillator (AO) negatif.

Indikator-indikator ini merupakan indikasi kekuatan bearish yang berkelanjutan di tengah lonjakan kecil.

Indikator grafik harian seperti Chaikin Money Flow (CMF) membuktikan bahwa arus keluar modal lebih besar daripada arus masuknya, dan MACD datar.

Investor yang memantau harga koin PI selama beberapa hari mendatang mungkin akan kesulitan menembus batas penting di $0,40 dan $0,45.

Kecuali permintaan melonjak atau kepercayaan menguat, prediksi harga Pi Network menunjukkan potensi pengembalian ke level terendah historis di sekitar $0,32.

Level ini menyoroti posisi token yang genting.

Kehati-hatian Investor Dapat Mengalihkan Minat ke Alternatif Praktis

Prediksi harga Pi Network masih beragam, dengan hampir 38% pemegang memperkirakan penurunan pada tahun 2026 akibat tekanan struktural dan teknis.

Namun, proyek seperti Remittix, dengan kasus penggunaan yang jelas, daya tarik bursa, dan rencana peluncuran yang terstruktur, menghadirkan alternatif di mana pertumbuhan didukung oleh utilitas yang terukur.

Token yang menggabungkan adopsi terstruktur, aplikasi dunia nyata, dan eksposur bursa strategis menjadi lebih menarik bagi investor.

Share
Related Articles
Tekno

Baru Beli Smartphone? Simak 6 Langkah Wajib Ini Agar Performa Maksimal dan Data Aman

radarpena.co.id -  Membeli smartphone baru selalu menghadirkan antusiasme tersendiri. Teknologi kamera yang...

Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...

Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...