Home Tekno Harga Pi Network Turun 0,7% dalam 24 Jam, Kapitalisasi Pasar Sentuh $2,91 Miliar
Tekno

Harga Pi Network Turun 0,7% dalam 24 Jam, Kapitalisasi Pasar Sentuh $2,91 Miliar

Share
Pi Network transformasi global dan harga token PI
Pi Network menggebrak dunia kripto dengan visi transformasi global, di tengah tekanan harga token $PI yang masih berkonsolidasi.Foto:X@Xryptoleakvn
Share

IKNPOS.ID – Harga Pi Network (PI) belum menunjukkan tanda pemulihan signifikan meski pasar global sempat bergairah setelah The Fed memangkas suku bunga. Hingga 19 September 2025, harga PI tercatat berada di $0,3583 atau sekitar Rp5.861 (kurs Rp16.566 per dolar AS). Dalam 24 jam terakhir, harga turun tipis 0,7% dengan pergerakan di rentang $0,3573–$0,3625.

Berdasarkan data CoinGecko, kapitalisasi pasar PI saat ini mencapai sekitar $2,91 miliar, dengan valuasi penuh (fully diluted valuation) sebesar $4,48 miliar. Volume perdagangan harian tercatat di angka $31,54 juta, relatif stabil meski tekanan jual masih terasa.

Tekanan Jual Masih Membayangi

Sehari sebelumnya, harga PI sempat menyentuh zona support $0,36. Namun, pengujian ulang level ini menandakan daya beli semakin melemah. Resistance terdekat berada di kisaran $0,38, tetapi indikator teknikal belum mendukung pemulihan cepat.

Money Flow Index (MFI) mulai menurun, menandakan aliran dana masuk semakin kecil.

EMA 20-hari menunjukkan tren menurun dan menjadi resistance kuat.

Grafik harian membentuk pola rising wedge, yang umumnya bersifat bearish dan membuka potensi koreksi lebih dalam.

Jika PI gagal menembus EMA jangka pendeknya, aset kripto ini berisiko masuk ke fase konsolidasi lebih lama atau bahkan penurunan menuju $0,32.

Efek The Fed Belum Terasa pada Pi Network

Biasanya, pemangkasan suku bunga The Fed meningkatkan selera risiko investor terhadap saham dan kripto. Namun, PI tampaknya lebih dipengaruhi oleh kelemahan internal, seperti rendahnya volume perdagangan dan minat spekulatif.

Berbeda dengan kripto besar lain yang langsung merespons stimulus global, PI masih kesulitan mencari katalis positif. Tanpa dorongan permintaan nyata, pelonggaran kebijakan moneter saja tidak cukup untuk membalikkan tren penurunan.

Sentimen Komunitas Masih Campur Aduk

Di kalangan komunitas, diskusi soal Pi Network masih aktif. Namun, semakin banyak holder yang mulai khawatir harga bertahan di level rendah terlalu lama. Trader spekulatif pun cenderung menunggu sinyal breakout yang jelas sebelum kembali masuk.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...