Home Tekno Harga Pi Network Sempat Anjlok, Kini Rebound 4,1% dalam 24 Jam
Tekno

Harga Pi Network Sempat Anjlok, Kini Rebound 4,1% dalam 24 Jam

Share
Harga Pi Network
Token Pi Network menghadapi tekanan jual besar-besaran pekan ini. Nilainya sempat merosot hampir 50% hanya dalam hitungan jam, dipicu kombinasi faktor kelemahan struktural, likuidasi kontrak berjangka dengan leverage, hingga menurunnya kepercayaan komunitas.
Share

IKNPOS.ID – Token Pi Network menghadapi tekanan jual besar-besaran pekan ini. Nilainya sempat merosot hampir 50% hanya dalam hitungan jam, dipicu kombinasi faktor kelemahan struktural, likuidasi kontrak berjangka dengan leverage, hingga menurunnya kepercayaan komunitas.

Pada Rabu, 24 September 2025, harga Pi Network tercatat di level $0,2867 atau setara sekitar Rp4.784 (kurs $1 = Rp16.688). Angka tersebut menandai kenaikan 4,1% dalam 24 jam terakhir.

Dalam periode tersebut, Pi diperdagangkan di kisaran $0,2676 – $0,289, mencerminkan volatilitas wajar untuk aset kripto. Kapitalisasi pasar tercatat $2,34 miliar, dengan valuasi penuh terdilusi (Fully Diluted Valuation/FDV) mencapai $3,61 miliar. Volume perdagangan 24 jam terakhir mencapai $88,21 juta, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap aktif meski sempat dilanda gejolak.

Efek Domino dari Likuidasi

Menurut laporan Pi Network Update, penurunan tajam harga Pi berawal dari likuidasi kontrak berjangka dengan leverage, yang kemudian memicu gelombang penjualan paksa.

Aksi jual awal diperkirakan hanya melibatkan ribuan koin di bursa kecil. Namun, likuiditas pasar yang tipis membuat harga tertekan dan jatuh lebih dalam. Per 23 September 2025, harga Pi sempat turun ke $0,2751, melemah lebih dari 5% dalam 24 jam.

Komentar dari komunitas juga menyoroti masalah struktural yang masih membayangi Pi Network, terutama terkait pasokan token yang belum dimigrasikan sepenuhnya. Tekanan pasokan inilah yang terus membebani sentimen dan membuat Pi rentan terhadap guncangan harga.

Dibandingkan dengan Bitcoin

Beberapa analis menilai pergerakan harga Pi kerap mengikuti arah Bitcoin, namun dengan dampak yang lebih ekstrem.

Jatin Gupta, pengembang sekaligus pionir Pi, menegaskan bahwa koreksi di Bitcoin sering kali membuat Pi turun jauh lebih tajam. Ia mencontohkan, harga Pi bisa jatuh hingga $0,18 saat mengikuti tren penurunan Bitcoin.

Momen Publik Founder yang Gagal Dorong Harga

Ironisnya, aksi jual besar ini terjadi di hari yang sama ketika dua pendiri Pi Network tampil perdana di depan komunitas pada acara di Seoul. Alih-alih membawa angin segar, acara tersebut tidak memberikan efek positif pada harga token.

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...

Tekno

Redmi Note 15 SE Segera Meluncur dengan Desain Layar Melengkung

IKNPOS.ID - Xiaomi dipastikan akan menambah lini seri Note 15 di India...