Home Tekno Harga Pi Network Naik Hampir 3% Usai Sentuh Rekor Terendah, KYC Berbasis AI Mulai Aktif
Tekno

Harga Pi Network Naik Hampir 3% Usai Sentuh Rekor Terendah, KYC Berbasis AI Mulai Aktif

Share
Harga Pi Network hari ini
Harga Pi Network (PI) naik 2,26% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di level $0,3578. Dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,89 miliar, apakah ini sinyal kebangkitan proyek mobile mining terbesar di dunia?Foto:X
Share

IKNPOS.ID – Harga Pi Network (PI) kembali menguat hampir 3% pada Rabu (24/9) sore, setelah sebelumnya mencatat penurunan tiga hari berturut-turut hingga menyentuh level terendah di $0,1842.

Pemulihan harga ini sejalan dengan adanya arus keluar bersih dari bursa terpusat (CEX) serta cadangan PI yang menurun. Selain itu, beroperasinya fitur verifikasi identitas (KYC) berbasis AI juga menjadi faktor pendorong sentimen positif di pasar.

Fitur AI Baru Dorong Permintaan

Melalui unggahan di platform X, Nicholas Kokkalis, salah satu pendiri Pi Network, mengumumkan bahwa KYC berbasis AI kini telah aktif. Dengan fitur ini, pengguna Pi Network atau Pioneers bisa membuka dompet mainnet tanpa harus menuntaskan 30 sesi penambangan seperti aturan sebelumnya.

Meski begitu, OpenAI menegaskan proses KYC ini hanya berlaku untuk mengaktifkan dompet mainnet, bukan untuk migrasi token PI ke mainnet.

Data dari PiScan menunjukkan adanya peningkatan permintaan. Dalam 24 jam terakhir (24/9), saldo dompet di bursa terpusat mencatat arus keluar bersih sebanyak 1,94 juta token PI. Sehari sebelumnya, tercatat hampir 8 juta token PI keluar dari bursa menurut laporan FXStreet. Dua hari berturut-turut arus keluar ini mengindikasikan bahwa para pengguna tengah melakukan akumulasi pada harga rendah.

Sinyal Pemulihan, Namun Tekanan Jual Masih Kuat

Pada perdagangan 24 September sore, harga Pi sempat berada di atas $0,2800, menguat setelah sehari sebelumnya turun 4%. Rebound intraday ini memunculkan peluang untuk menguji garis resistance di $0,3220. Untuk mengonfirmasi tren naik, harga perlu menembus Exponential Moving Average (EMA) 50 hari di level $0,3655.

Namun, indikator teknikal masih menunjukkan dominasi tren bearish. MACD bergerak di area negatif dengan histogram merah yang semakin lebar, menandakan tekanan jual kuat. RSI berada di level 29 (zona oversold), tetapi mulai bergerak naik. Jika RSI menembus kembali di atas 30, hal ini bisa menjadi sinyal awal pemulihan.

Di sisi bawah, apabila penurunan berlanjut, level pivot S2 di $0,2387 diperkirakan menjadi area support terdekat.

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...