Home Tekno Drama Pasar Kripto Memanas: Pi Network Terpuruk, HBAR Tertekan, Layer Brett Justru Meledak!
Tekno

Drama Pasar Kripto Memanas: Pi Network Terpuruk, HBAR Tertekan, Layer Brett Justru Meledak!

Share
Harga Pi NETWORK
Share

IKNPOS.ID – Pasar kripto memang tidak pernah kehabisan drama. Saat sebagian investor masih sibuk berspekulasi soal prediksi harga HBAR dan mempertanyakan apakah Pi Network benar-benar bisa mencapai potensinya, muncul bintang baru bernama Layer Brett (LBRETT).

Token meme berbasis Ethereum Layer 2 ini sukses menyedot perhatian setelah mengantongi lebih dari $2,8 juta (Rp43,3 miliar) dari penjualan presale.

Tak berhenti di situ, Layer Brett juga menawarkan staking reward hingga 936% APY untuk para investor awal.

Tak heran, banyak analis mulai menyebut Layer Brett sebagai presale terbaik tahun ini, sekaligus kandidat kuat altcoin dengan potensi “100x” di siklus bull run 2025.

Layer Brett: Meme Coin dengan Utility Nyata

Jika kebanyakan meme coin hanya mengandalkan hype, Layer Brett justru menghadirkan utilitas nyata. Berbasis pada Ethereum Layer 2, LBRETT menggabungkan skalabilitas, biaya transaksi super rendah, dan kecepatan hingga 10.000 TPS, sehingga tak hanya sekadar token lucu-lucuan.

Fakta penting Layer Brett:

  • Total suplai tetap 10 miliar token.

  • Bisa dibeli dengan ETH, USDT, atau BNB langsung via MetaMask/Trust Wallet.

  • Sistem staking gamified dengan reward fantastis hingga 936% APY.

  • Sudah memiliki roadmap integrasi NFT dan utilitas DeFi.

Dengan kata lain, LBRETT bukan sekadar “meme”, tapi token yang dibangun di atas fondasi blockchain yang tangguh.

Pi Network: Janji Besar, Realita Mengecewakan

Sejak diluncurkan, Pi Network berambisi membawa crypto mining ke genggaman ponsel semua orang. Namun, hingga kini mainnet masih tertutup dan utilitas nyata token Pi belum terlihat.

Kondisi terbaru Pi Network 2025:

  • Harga Pi saat ini berkisar $0,35 – $0,38, jauh anjlok dari puncaknya di $2,98 (Februari 2025).

  • Penurunan mencapai hampir 90% dari ATH.

  • Rilis 163 juta token baru justru menambah tekanan jual.

  • Banyak analis memprediksi Pi Network bisa kolaps pada 2026 jika tidak segera membuka mainnet atau menghadirkan utilitas nyata.

Bagi investor, kondisi ini membuat Pi semakin dipandang sebagai proyek penuh ketidakpastian dibandingkan pesaingnya.

Share
Related Articles
Tekno

Huawei Nova 16 Bocor, Varian Tertingginya Bikin Publik Kaget

IKNPOS.ID - Huawei kembali jadi perbincangan setelah sederet informasi mengenai lini Nova...

Vivo X300
Tekno

Vivo X300 Ultra Segera Rilis! Kamera 200MP Siap Bikin Foto Makin Gila Detailnya

IKNPOS.ID - Kabar gembira untuk pecinta gadget, Vivo Indonesia kembali menghadirkan smartphone...

Tekno

Bocoran Huawei Nova 16 Bikin Heboh! Varian “Pro Max” & Baterai Jumbo Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Huawei kembali menyiapkan gebrakan di pasar smartphone lewat seri terbarunya,...

iQOO 15
Tekno

AnTuTu April 2026: iQOO 15 Ultra Jadi HP Terkencang di Dunia, Snapdragon 8 Elite Gen 5 Dominasi Peringkat Flagship

IKNPOS.ID - Platform benchmark populer, AnTuTu Benchmark, baru saja memperbarui laporan bulanan...