Home Tekno Amerika Kontrol Penuh TikTok di Negaranya, Antisipasi Manipulasi Algoritma
Tekno

Amerika Kontrol Penuh TikTok di Negaranya, Antisipasi Manipulasi Algoritma

Share
Ameriak TikTok
Pemerintah Amerika resmi mengambil kendali penuh atas algoritma dan data TikTok di negaranya untuk mencegah potensi manipulasi, meningkatkan keamanan dan privasi pengguna.Foto:Pixabay
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelesaikan kesepakatan dengan Tiongkok terkait operasi TikTok di negaranya. Langkah ini bertujuan memastikan platform media sosial yang populer di kalangan remaja dan dewasa ini dapat beroperasi di AS dengan aman.  Khususnya dalam hal data pengguna dan algoritma yang menentukan konten yang ditampilkan.

Inti dari kesepakatan ini adalah pengalihan kontrol algoritma TikTok versi AS ke pihak Amerika. Algoritma ini berperan penting karena mengatur video yang muncul di feed pengguna, termasuk rekomendasi konten, trending, dan interaksi.

Dengan kontrol di tangan Amerika, data pengguna AS akan lebih terlindungi dan platform diharapkan bebas dari potensi manipulasi dari pihak luar, khususnya pemerintah Tiongkok.

Selain itu, struktur dewan pengawas TikTok di AS juga diatur ulang. Dari tujuh kursi dewan, enam akan diisi oleh warga Amerika, sedangkan satu kursi tetap diberikan kepada perusahaan induk TikTok, ByteDance, dari Tiongkok. Dewan ini bertugas mengawasi keputusan strategis TikTok di AS, termasuk pengelolaan data dan keamanan platform.

Dalam kesepakatan ini, perusahaan teknologi Oracle akan diberi tanggung jawab untuk mengelola data dan keamanan TikTok versi Amerika. Hal ini mencakup penyimpanan data pengguna AS secara lokal dan memastikan algoritma berjalan sesuai dengan standar keamanan nasional. Oracle akan bertindak sebagai pengawas independen, menjembatani kepentingan pengguna, pemerintah, dan platform.

Kesepakatan ini juga merupakan implementasi dari Undang-Undang Perlindungan Aplikasi yang Dikendalikan Musuh Asing (PAFACA) yang disahkan di AS pada April 2024. Undang-undang ini mewajibkan TikTok untuk melepaskan kendali dari ByteDance atau menghadapi potensi pelarangan operasi di AS. Tujuan utamanya adalah menjaga keamanan nasional, mencegah potensi pengaruh asing terhadap opini publik, dan melindungi data pribadi warga Amerika.

Meski Gedung Putih menyatakan kesepakatan hampir rampung, pihak Tiongkok, termasuk ByteDance dan kementerian terkait, belum memberikan konfirmasi resmi. Negosiasi ini berlangsung intensif antara kedua negara, dengan fokus utama pada transparansi, kontrol algoritma, dan keamanan data. Presiden AS dan Presiden Tiongkok telah mengadakan pembicaraan untuk memastikan kesepakatan berjalan adil bagi kedua pihak.

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...

Tekno

Redmi Note 15 SE Segera Meluncur dengan Desain Layar Melengkung

IKNPOS.ID - Xiaomi dipastikan akan menambah lini seri Note 15 di India...