Biasanya digunakan sebagai surat berharga, sertifikat ini memiliki tenor 3, 6 atau 12 bulan dan dapat diperjualbelikan di pasar sekunder.
3. Deposito On-Call
Jenis ini memiliki tenor sangat singkat, mulai dari 7 hari hingga maksimal 1 bulan, dengan nominal penempatan dana yang biasanya lebih besar. Cocok untuk kebutuhan likuiditas jangka pendek perusahaan.
Langkah dan Syarat Membuka Rekening Deposito
Bagi Anda yang baru ingin memulai, berikut adalah panduan lengkap mengenai syarat membuka rekening deposito di bank:
- Menentukan bank tujuan: Pilih bank dengan reputasi baik, terpercaya, dan terdaftar di LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
- Memiliki rekening tabungan aktif: Sebagian besar bank mensyaratkan nasabah memiliki rekening reguler terlebih dahulu.
- Menyiapkan dokumen identitas: Seperti KTP, NPWP (jika ada), serta mengisi formulir pembukaan deposito.
- Setoran awal: Sesuai kebijakan bank, biasanya minimal mulai dari Rp1 juta hingga puluhan juta rupiah.
- Tanda tangan dan materai: Beberapa bank masih memerlukan tanda tangan basah dan penggunaan materai.
- Pilih jangka waktu dan jenis deposito: Sesuaikan tenor dengan kebutuhan finansial Anda.
- Pencairan bunga dan bilyet: Setelah setoran dilakukan, Anda akan menerima bilyet sebagai bukti kepemilikan deposito.
Tips Memilih Deposito yang Aman dan Menguntungkan
Sebelum Anda memutuskan membuka deposito, selain memahami syarat membuka rekening deposito, pertimbangkan juga beberapa hal berikut.
- Bandingkan bunga antar bank: Jangan tergiur hanya karena bunga tinggi. Pastikan masih sesuai ketentuan LPS.
- Cermati ketentuan penalti: Ada biaya penalti jika Anda mencairkan sebelum jatuh tempo.
- Perhatikan keamanan dana: Pastikan bank Anda terdaftar di OJK dan LPS agar dana Anda terlindungi.
- Pilih jenis deposito yang sesuai tujuan: Misalnya, deposito on-call untuk fleksibilitas atau deposito berjangka untuk investasi jangka pendek.
Saatnya Menabung dengan Cerdas
Mengetahui syarat membuka rekening deposito bukan hanya soal dokumen dan setoran awal. Ini adalah langkah awal dalam membangun kebiasaan menabung dan mengelola keuangan dengan lebih terarah.







