IKNPOS.ID – Meski gagal memberikan prestasi terbaik, namun Satoru Mochizuki tetap dipertahankan oleh PSSI menjadi bagian dari Timnas Putri Indonesia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan perpanjangan kontrak pelatih asal Jepang itu. Semula, kontrak Mochizuki akan berakhir pada Desember tahun ini.
Perpanjangan kontrak ini akan membuat pria asal Jepang itu akan berada di balik layar timnas putri Indonesia lebih lama.
PSSI memutuskan menggeser posisi Mochizuki, dari pelatih kepala menjadi Technical Advisor. Pergeseran ini disebabkan Mochizuki gagal membawa Timnas Putri berbicara banyak di kualifikasi Piala Asia Putri 2026, Juli lalu.
“(Satoru) Mochizuki kontraknya sampai Desember kita perpanjang untuk jadi Technical Advisor,” kata Erick pada jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis, 31 Juli 2025.
Menurut Erick, posisi baru ini lebih cocok untuk Mochizuki. Sebab, pria 61 tahun itu memiliki kemampuan yang baik dalam pembinaan.
“Saya rasa Mochizuki figur luar biasa, aksesnya luar biasa di J League. Tapi dia memang dia cukup kuat di mentoring dan pembinaan,” kata Erick.
Pelatih Kepala Timnas Putri Tetap Dicari dari Jepang
Erick menjelaskan, nantinya pelatih kepala Timnas Putri Indonesia akan tetap dicari dari Jepang. Kriteria pelatih yang dicarinya adalah pelatih yang bisa berbahasa Inggris dengan baik.
“Apalagi sekarang timnas putri ada pemain dari Amerika, Belanda. Kita mencari figur pelatih Jepang yang bisa bahasa Inggris. Supaya di pinggir lapangan bisa guidance. Karena ketika ada 2-3 translator itu cukup kompleks,” jelas dia.
“Hubungan dengan Mochizuki sangat baik, makanya diperpanjang sambil menata strata timnas putri,” kata Erick menambahkan.
Timnas putri senior sebentar lagi akan mengikuti turnamen Piala AFF Putri di Vietnam mulai 6 Agustus nanti. Di sana, Safira Ika dan kawan-kawan akan dilatih oleh pelatih sementara Joko Susilo.