Home Pendidikan Proyek 15 Laptop Sekolah Rakyat: Terobosan Pendidikan atau Risiko Korupsi Baru?
Pendidikan

Proyek 15 Laptop Sekolah Rakyat: Terobosan Pendidikan atau Risiko Korupsi Baru?

Share
elementary school classroom with students using their tablets
Share

IKNPOS.ID – Sabtu (9/8), Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta di kawasan Jakarta Selatan.

Tujuannya jelas, memastikan operasional sekolah berjalan lancar dan semua fasilitas penunjang siswa terpenuhi, termasuk rencana pembagian 15 ribu laptop untuk mendukung kegiatan belajar.

Saifullah Yusuf menegaskan bahwa distribusi laptop ini dilakukan secara bertahap dan transparan.

“Untuk tahap pertama ini baru 9.700 lebih. Rencananya laptop diberikan akhir Agustus atau awal September ini,” jelasnya.

Dengan adanya perangkat ini, setiap siswa akan memiliki satu laptop pribadi, sehingga proses belajar mengajar, baik di kelas maupun secara daring, bisa berjalan lebih optimal.

Laptop Gratis untuk Siswa: Dukung Pembelajaran Digital

Program ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah untuk memperkuat sistem pembelajaran digital di Sekolah Rakyat.

Laptop akan digunakan tidak hanya untuk mengerjakan tugas, tetapi juga untuk mengakses materi pembelajaran, pelatihan keterampilan, dan kegiatan literasi digital.

Pengadaan laptop dilakukan dengan mekanisme pengadaan yang diawasi ketat sesuai aturan, demi mencegah potensi penyimpangan.

Saifullah menambahkan, ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa investasi pendidikan benar-benar sampai ke tangan yang tepat.

Sri Mulyani Apresiasi Fasilitas Sekolah Rakyat

Dalam kunjungan tersebut, Sri Mulyani mengaku ini adalah kunjungan pertamanya ke Sekolah Rakyat.

Ia menyempatkan diri untuk berbincang dengan para siswa, menanyakan rutinitas mereka, hingga mengunjungi fasilitas seperti kamar asrama dan area olahraga.

Ia menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang berfokus membantu anak-anak dari keluarga miskin dan rentan miskin, dengan tujuan memutus rantai kemiskinan antar-generasi.

“Penggunaan APBN terlihat dari fasilitas yang dimanfaatkan siswa, mulai dari listrik dan air asrama, hingga peralatan seperti laptop,” kata Sri Mulyani.

Share
Related Articles
SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi 2026, Dibuka Tahun Ajaran Baru
Pendidikan

SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi 2026, Dibuka Tahun Ajaran Baru

IKNPOS.ID – SMA Taruna Nusantara akan mulai beroperasi di kawasan Ibu Kota...

Pendidikan

SMA Unggul Garuda 2026 Resmi Dibuka, Kemdiktisaintek Siapkan Generasi Berdaya Saing Global

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) secara resmi membuka pendaftaran program...

Pendidikan

Putra-putri IKN Jangan Lewatkan Kesempatan Ini! Beasiswa Otorita IKN-Universitas Brawijaya

IKNPOS.ID - Putra-putri yang berdomisili di wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN),...

Pendidikan

Kemdiktisaintek Dorong Kampus Kembangkan Riset Berbasis Potensi Lokal

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong perguruan tinggi di Indonesia...