Home Tekno Pi Network Tertahan, Bitcoin Swift Luncurkan Teknologi Blockchain yang Sudah Siap Pakai
Tekno

Pi Network Tertahan, Bitcoin Swift Luncurkan Teknologi Blockchain yang Sudah Siap Pakai

Share
Grafik harga Bitcoin dan Pi Network menunjukkan korelasi positif
Bitcoin Naik, Apakah Pi Network Akan Ikut Melambung--
Share

IKNPOS.ID – Pi Network sejak awal berhasil membangun komunitas besar dengan janji masa depan di mana pengguna bisa menikmati keuntungan berbasis blockchain dan akses ke keuangan digital yang inklusif.

Namun, bagi banyak penggunanya, masa depan itu masih terasa “parkir” di ruang tunggu.

Meskipun konsepnya tetap menarik, kecepatan pengembangan fitur-fitur inti terasa lambat. Komunitas memang setia, tetapi sebagian mulai mencari alternatif yang bisa digunakan sekarang, bukan hanya ditunggu hingga “nanti”.

Dan di sinilah Bitcoin Swift (BTC3) masuk membawa gebrakan baru.

Bitcoin Swift: Sistem Operasi Keuangan yang Sudah Jalan

BTC3 bukan sekadar proyek blockchain baru. Ia memposisikan diri sebagai decentralized financial operating system yang dirancang untuk skalabilitas, privasi, dan kepatuhan regulasi.

Fitur unggulan BTC3 meliputi:

  • Proof-of-Yield (PoY) adaptif: Sistem reward otomatis yang menguntungkan holder.

  • AI-powered smart contracts: Kontrak pintar yang bisa belajar, beradaptasi, dan mengoptimalkan dirinya sendiri sesuai kondisi pasar.

  • Decentralized Identity (DID): Mekanisme verifikasi identitas untuk governance yang lebih aman.

  • Regulatory-ready infrastructure: Siap menghadapi aturan global tanpa mengorbankan desentralisasi.

Tak heran, BTC3 sudah lolos audit keamanan dari Spywolf dan Solidproof, plus verifikasi KYC penuh. Bahkan, audit ketiga dari pihak ternama sedang berjalan untuk memperkuat kepercayaan pengguna.

Teknologi yang Bikin BTC3 Berbeda

  1. Governance berbasis DID – Voting hanya bisa dilakukan oleh identitas yang terverifikasi, mencegah spam proposal dan memastikan keputusan benar-benar mewakili komunitas.

  2. Efisiensi energi berbasis AI – Algoritma cerdas memantau dan menyesuaikan beban jaringan untuk mengurangi dampak lingkungan tanpa menurunkan performa.

  3. Smart contract yang belajar sendiri – Sistem kontrak pintar yang mampu mengoptimalkan fungsi sesuai pola penggunaan dan kondisi pasar.

Dengan kombinasi ini, BTC3 menjadi proyek yang bukan hanya janji, tapi sudah punya produk dan sistem berjalan.

Share
Related Articles
Indonesia Negara Pertama Blokir AI Grok di X
Tekno

BIKIN RESAH! Indonesia Negara Pertama Blokir AI Grok di X

IKNPOS.ID - Indonesia mengambil langkah tegas dengan menjadi negara pertama di dunia...

Samsung Galaxy A07 5G
Tekno

Diam-Diam Mengejutkan! HP Samsung Galaxy A07 5G Dikenalkan, Ponsel 2 Jutaan dengan Spek Premium

IKNPOS.ID - Samsung baru saja membuat kejutan besar di awal tahun 2026....

Tekno

Krisis RAM PC 2026: Mengapa Harga Memori Makin Mahal

IKNPOS.ID - Industri perangkat keras komputer menghadapi krisis RAM PC 2026 yang...

Tekno

Rumor Harga Steam Machine, Mulai dari Rp16,9 juta

IKNPOS.ID - Valve kembali menjadi sorotan setelah munculnya rumor terkait harga terbaru...