Home Tekno Pi Network Perkenalkan Node Linux dan Protokol Baru, Investor Tunggu Rebound
Tekno

Pi Network Perkenalkan Node Linux dan Protokol Baru, Investor Tunggu Rebound

Share
Pi Network
Share

IKNPOS.ID – Pi Network (PI) sedang memasuki fase penting dengan meluncurkan Pi Node Linux serta bersiap melakukan upgrade protokol ke versi 23. Meski begitu, harga Pi Coin justru masih bertahan dekat titik terendah sepanjang masa, membuat investor berada di antara rasa khawatir dan harapan akan adanya rebound.

Versi terbaru ini memungkinkan operator—terutama penyedia layanan dan exchange berbasis Linux—untuk menjalankan perangkat lunak node standar tanpa perlu build khusus. Dengan adanya fitur auto-update, operator bisa lebih mudah menjaga stabilitas jaringan dan mengurangi risiko perbedaan konfigurasi node.

Bagi komunitas, dukungan Linux memang belum memberi imbalan Node secara langsung. Namun, langkah ini menurunkan hambatan teknis dan membuka peluang lebih banyak developer untuk ikut membangun ekosistem.

Sejalan dengan itu, Pi juga menyiapkan upgrade protokol multi-fase:

Testnet1 akan diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan.

Testnet2 menyusul setelahnya.

Akhirnya, Mainnet akan dipindahkan ke versi 23, yaitu varian Pi dari Stellar Protocol v23.

Yang menarik, Pi berencana menanamkan sistem KYC langsung di lapisan protokol. Nantinya, otoritas verifikasi akan didelegasikan ke organisasi terpercaya, demi meningkatkan keamanan dan kepercayaan.

Hingga kini, lebih dari 14,82 juta pengguna sudah menyelesaikan KYC dan bermigrasi ke Mainnet—sebuah capaian besar untuk membuka pintu integrasi lebih luas.

Harga Pi Coin Masih Tertahan

Sayangnya, dari sisi pasar, kondisi Pi Coin belum membaik. Pada 26 Agustus 2025, PI diperdagangkan di kisaran US$0,34, hanya sedikit di atas titik terendahnya di US$0,3312. Padahal, pada Februari lalu sempat menyentuh US$2,99. Penurunan berbulan-bulan ini menghapus sebagian besar keuntungan awal tahun.

Tekanan makroekonomi dan volatilitas Bitcoin ikut menyeret PI masuk ke zona berisiko. Jika tren bearish berlanjut, ada potensi harga menembus support historisnya.

Analisis Pasar: Antara Harapan & Kekhawatiran

Sinyal teknikal masih campur aduk:

Beberapa analis melihat adanya divergensi bullish pada indikator momentum. Jika benar, PI bisa rebound hingga 40% bila mampu melewati area resistance.

Share
Related Articles
Tekno

Layak Ditunggu! Oppo A6s Akan Rilis di Indonesia, Punya Fitur Fotografi dalam Air

IKNPOS.ID - Oppo Indonesia akan meluncurkan Oppo A6s di Tanah Air pada...

Tekno

Keren! Galaxy S26+ Dilengkapi Tiga Fitur Baru Pendukung Foto dan Video

IKNPOS.ID - Samsung resmi memperkenalkan lini Galaxy S26 yang mencakup Galaxy S26,...

Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...