Home Tekno Pi Network Digadang Jadi Mata Uang Rakyat, Sejajar dengan CBDC dan XRP
Tekno

Pi Network Digadang Jadi Mata Uang Rakyat, Sejajar dengan CBDC dan XRP

Share
Pi Network, CBDC dan XRP
Pi Network disebut sebagai lapisan komunitas dalam ekosistem ekonomi digital, berdampingan dengan CBDC dan XRP. Meski memiliki basis pengguna besar, tantangan seperti sentralisasi, likuiditas, dan belum listing di bursa besar masih membayangi.Foto:X
Share

IKNPOS.IDPi Network disebut sebagai lapisan komunitas dalam ekosistem ekonomi digital, berdampingan dengan CBDC dan XRP. Meski memiliki basis pengguna besar, tantangan seperti sentralisasi, likuiditas, dan belum listing di bursa besar masih membayangi.

Perkembangan mata uang digital kembali memantik diskusi hangat di kalangan komunitas kripto global. Pi Network, yang diklaim sebagai “mata uang rakyat”, dinilai memiliki posisi unik dalam ekosistem ekonomi digital masa depan.

Menurut narasi yang beredar di komunitas, masa depan sistem moneter digital dapat dilihat sebagai struktur tiga lapisan. Pertama, Central Bank Digital Currency (CBDC) yang mewakili lapisan pemerintah dengan kontrol nasional.

Kedua, XRP yang menjadi lapisan perbankan dan transaksi lintas negara. Ketiga, Pi Network yang diklaim sebagai lapisan komunitas, digerakkan oleh jutaan pioneer di seluruh dunia.

Dengan model ini, Pi Network tidak hanya diposisikan sebagai aset kripto alternatif, tetapi juga sebagai sistem transaksi berbasis komunitas yang menciptakan utilitas nyata melalui aplikasi, ekosistem global, dan transaksi sehari-hari.

Namun, di sisi lain, sejumlah analis dan pengamat pasar menilai Pi Network masih berada dalam tahap krusial. Meski memiliki jumlah pengguna yang masif dan pertumbuhan aplikasi yang signifikan, harga Pi menghadapi tekanan. Penurunan nilai hingga 80 persen, ditambah ketiadaan listing di bursa besar (CEX), menjadi faktor pembatas potensinya.

Beberapa kalangan optimistis bahwa listing di bursa besar seperti Binance atau penerapan langkah desentralisasi lebih lanjut dapat mengubah arah sentimen pasar.

Jika dukungan teknikal seperti pola double-bottom berhasil dipertahankan, harga Pi berpotensi menguat ke kisaran US$0,60–US$1. Meski demikian, risiko jangka pendek masih ada, terutama karena momentum pasar yang lemah dan kekhawatiran terkait likuiditas serta distribusi koin.

Sementara itu, sentimen sosial di komunitas tetap positif. Para pioneer, investor over-the-counter (OTC), dan sejumlah Key Opinion Leader (KOL) percaya bahwa Pi Network dapat membalikkan narasi negatif dengan menghadirkan terobosan di pasar.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...

Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...