Home Bisik Disway Pegang Aset Rp14.715 Triliun, Danantara Indonesia Siap Kuasai Pasar ASEAN
Bisik Disway

Pegang Aset Rp14.715 Triliun, Danantara Indonesia Siap Kuasai Pasar ASEAN

Share
Ilustrasi Danantara Indonesia. (dhimas fin)
Share

Temasek dan Khazanah mengandalkan portofolio global. Tapi Danantara punya aset BUMN yang menguasai sektor vital: energi, tambang, logistik, dan infrastruktur.

Digitalisasi rantai pasok pertanian & perikanan oleh Danantara telah meningkatkan pendapatan petani & nelayan 3x lipat.

Model Bisnis Revolusioner (H-4)

Temasek berinvestasi di perusahaan mapan. Sementara Danantara membangun dari nol dengan:

  • Mentorship startup & UMKM
  • Akses teknologi & pasar global
  • Pendidikan digital untuk talenta masa depan
  • Green Energy & Digital Economy (H-4)

Khazanah masih bergantung pada sektor tradisional. Sedangkan Danantara menguasai energi terbarukan, AI dan fintech.

Strategi Revolusioner Danantara (H-2)

Proyeksi optimis Danantara tidak lahir dari ruang hampa. Melainkan didasari rekam jejak yang solid dan strategi pertumbuhan yang luar biasa dalam menciptakan dampak ekonomi positif.

Berbeda dengan pendekatan lembaga investasi konvensional yang hanya berfokus pada saham atau obligasi.

Danantara dikenal karena pendekatan ekosistem yang holistik dan inklusif. Tidak hanya berperan sebagai penyedia modal murni. Tapi juga bertindak sebagai katalisator pertumbuhan.

“Salah satu keunggulan Temasek dan Khazanah adalah skala dan kedalaman portofolio mereka. Sementara Danantara, fokusnya adalah segmen ekonomi baru dan ekonomi digital. Ini punya potensi pertumbuhan yang eksponensial,” urai Bramantyo.

Danantara memiliki kemampuan masuk ke pasar yang belum tergarap. Kemudian menciptakan nilai. Bramantyo menyebut hal ini adalah sesuatu yang tidak bisa dilakukan entitas yang lebih besar dan cenderung konservatif.

Salah satu contoh dari keberhasilan pendekatan Danantara yaitu digitalisasi rantai pasok pertanian dan perikanan. Inisiatif ini telah mentransformasi sektor-sektor tersebut. Dari hulu ke hilir.

Proyek-proyek ini tak hanya meningkatkan efisiensi operasional secara dramatis. Tetapi juga berhasil memberikan pendapatan lebih baik. Lebih stabil. Khususnya bagi ribuan petani dan nelayan di berbagai daerah.

Share
Related Articles
Bisik Disway

Menuju Indonesia Satu Aplikasi

IKNPOS.ID – Menghilangkan redundansi dan Memangkas birokrasi berbelit. Juga diharap bisa menciptakan...

Bisik Disway

Progres IKN Dikebut! Masjid Rp940 Miliar dan Istana Wapres Rp1,4 Triliun Ditarget Rampung Desember 2025

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus berjalan...

Bisik Disway

Pembentukan Kementerian Haji, Upaya Memuliakan Tamu-tamu Allah

IKNPOS.ID - Pemerintah membentuk sebuah kementerian baru: Kementerian Haji. Kementerian ini punya...

Bisik Disway

GPM 2025: Harga Pangan Tetap Terjangkau, Inflasi Terkendali

IKNPOS.ID - PROGRAM ini bukan sekadar program biasa. Gerakan Pangan Murah (GPM)...