Home Bisik Disway Pegang Aset Rp14.715 Triliun, Danantara Indonesia Siap Kuasai Pasar ASEAN
Bisik Disway

Pegang Aset Rp14.715 Triliun, Danantara Indonesia Siap Kuasai Pasar ASEAN

Share
Ilustrasi Danantara Indonesia. (dhimas fin)
Share

Karena hal ini juga akan berdampak pada proyek atau calon proyek yang memiliki potensi untuk mengembangkan aset BUMN.

“Danantara harus melakukan audit secara berkala. Selain Dalam pengelolaan bisnis ada dua jenis control. Yang pertama sebelum proyek atau dalam proses secara reguler dijalankan perusahaan. Yaitu pengelolaan manajemen risiko,” ujar Herry.

Dia berharap mandat yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Danantara dapat mendorong nilai investasi yang ditetapkan Kepala Negara.

“Bagi saya sih Danantara harus mampu menjadi trigger. Kalau sekarang modalnya Rp10 triliun, kemudian menjadikan asetnya menjadi Rp50 triliun. Kira-kira seperti itu,” harapnya.

Tapi, aset Rp50 triliun itu bukan di kas Danantara. Tapi di dalam proyek atau di investasi sektoral. Dengan begitu investasi meningkat. Endingnya pertumbuhan ekonomi nasional membaik. Penyerapan tenaga kerja pun semakin besar.

Pentingnya Pemetaan Masalah (H-2)

Pengelolaan untuk meningkatkan aset BUMN memang tidak mudah. Bahkan bisa dibilang sulit. Sulit banget.

Karena itu, Danantara harus memiliki beberapa pertimbangan atau strategi cerdas.

BUMN beserta anak, cucu dan cicitnya jangan selalu meminta suntikan dana dari APBN.

Hal itu disampaikan pengamat Ekonom INDEF, Esther Sri Astuti. Menurutnya, Danantara harus menangani permasalahan tersebut dalam mengelola aset BUMN. Caranya membentuk strategi dalam bidang bisnis. Model bisnis yang jelas. Yang paling penting mengenali karakter setiap cabang BUMN.

“Jadi, tidak mudah ya untuk mengelolanya. Apalagi di sebagian BUMN ada yang sehat. Ada yang sakit. Jadi ritmenya berbeda. Itu tantangannya. Nah, Danantara diminta untuk mengelola aset BUMN,” jelas Sri Astuti saat dihubungi Disway pada Rabu, 30 Juli 2025.

Yang harus dilakukan Danantara untuk mengurangi potensi penurunan aset adalah mengenali satu per satu masalah di setiap BUMN.

“Danantara harus melakukan pemetaan dulu. Identifikasi masalah di setiap BUMN. Karakternya bagaimana. Problemnya apa saja. Punya aset apa. Kalau sudah diidentifikasi kan tahu apa yang harus dilakukan. Itu yang namanya policy based on research. Harus ada pemetaan dulu,” paparnya.

Share
Related Articles
Bisik Disway

Menuju Indonesia Satu Aplikasi

IKNPOS.ID – Menghilangkan redundansi dan Memangkas birokrasi berbelit. Juga diharap bisa menciptakan...

Bisik Disway

Progres IKN Dikebut! Masjid Rp940 Miliar dan Istana Wapres Rp1,4 Triliun Ditarget Rampung Desember 2025

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus berjalan...

Bisik Disway

Pembentukan Kementerian Haji, Upaya Memuliakan Tamu-tamu Allah

IKNPOS.ID - Pemerintah membentuk sebuah kementerian baru: Kementerian Haji. Kementerian ini punya...

Bisik Disway

GPM 2025: Harga Pangan Tetap Terjangkau, Inflasi Terkendali

IKNPOS.ID - PROGRAM ini bukan sekadar program biasa. Gerakan Pangan Murah (GPM)...