Home Bisik Disway Pegang Aset Rp14.715 Triliun, Danantara Indonesia Siap Kuasai Pasar ASEAN
Bisik Disway

Pegang Aset Rp14.715 Triliun, Danantara Indonesia Siap Kuasai Pasar ASEAN

Share
Ilustrasi Danantara Indonesia. (dhimas fin)
Share

“Masyarakat berharap Danantara memiliki peran khusus terhadap penuntasan kemiskinan dan pembukaan lapangan kerja,” kata Trubus kepada disway.id pada Selasa, 29 Juli 2025.

Menurutnya, Danantara diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Juga menarik investor dan menciptakan kesempatan kerja yang luas bagi masyarakat.

Trubus menyarankan agar Danantara tidak hanya melibatkan DPR dalam pengawasannya. Tetapi juga melibatkan lembaga-lembaga masyarakat, ahli, dan pakar dari perguruan tinggi.

“Dengan demikian, pengelolaan Danantara dapat lebih efektif dan akuntabel. Partisipasi multi pihak sangat penting,” tuturnya.

Hal ini juga diamini oleh Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin. Dia menjelaskan Danantara harus konsisten menyampaikan hasil pemeriksaan dan laporan keuangan kepada masyarakat luas.

Keterbukaan ini adalah fondasi utama dalam membangun dan memelihara kepercayaan.

Samirin menekankan kredibilitas yang kuat adalah modal utama Danantara membentuk kepercayaan di seluruh lapisan masyarakat.

“Trust publik mulai muncul terutama karena tim manajemen yang didominasi oleh sosok profesional,” ucap Samirin kepada Disway.id pada Rabu, 30 Juli 2025.

Ini adalah pengakuan atas kualitas jajaran pimpinan Danantara yang diisi individu-individu berintegritas dan berpengalaman.

“Yang terpenting, Danantara harus memperkuat terus trust tersebut. Caranya menjaga transparansi dan profesionalisme,” lanjutnya.

Samirin secara tegas menyarankan Danantara harus berani menolak adanya intervensi politik atau kepentingan individu yang berpotensi menyebabkan penyelewengan dana.

Ini adalah tantangan terbesar bagi entitas yang memiliki hubungan erat dengan pemerintah.

“Misalnya pemberian pinjaman kepada Kopdes (Koperasi Desa) oleh bank Himbara. Ini harus tetap menjalankan prinsip-prinsip analisa kredit yang professional. Dukungan program 3 juta rumah pun harus sesuai dengan kaidah investasi yang menjunjung tinggi good governance,” tegas Samirin.

Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya objektivitas dan prinsip bisnis yang sehat dalam setiap keputusan investasi. Terlepas dari tekanan eksternal.

Share
Related Articles
Bisik Disway

Menuju Indonesia Satu Aplikasi

IKNPOS.ID – Menghilangkan redundansi dan Memangkas birokrasi berbelit. Juga diharap bisa menciptakan...

Bisik Disway

Progres IKN Dikebut! Masjid Rp940 Miliar dan Istana Wapres Rp1,4 Triliun Ditarget Rampung Desember 2025

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus berjalan...

Bisik Disway

Pembentukan Kementerian Haji, Upaya Memuliakan Tamu-tamu Allah

IKNPOS.ID - Pemerintah membentuk sebuah kementerian baru: Kementerian Haji. Kementerian ini punya...

Bisik Disway

GPM 2025: Harga Pangan Tetap Terjangkau, Inflasi Terkendali

IKNPOS.ID - PROGRAM ini bukan sekadar program biasa. Gerakan Pangan Murah (GPM)...