Home Tekno PANIK! Harga Pi Network Kembali Tertekan, Komunitas Desak Buyback dan Burn untuk Angkat Nilai
Tekno

PANIK! Harga Pi Network Kembali Tertekan, Komunitas Desak Buyback dan Burn untuk Angkat Nilai

Share
Pi Coin v Cardano
Pi Coin v Cardano, Image: DALL·E 3
Share

IKNPOS.ID – Harga Pi Network kembali berada di bawah tekanan setelah anjlok dari level tertingginya beberapa waktu lalu.

Di tengah situasi ini, muncul desakan dari tokoh komunitas terkemuka Mr Spock yang menyerukan langkah tegas berupa program buyback dan pembakaran (burn) token demi menjaga nilai jangka panjang.

“Para pionir sudah berjuang bertahun-tahun. Sekarang waktunya langkah ekonomi yang berani untuk menjaga harga,” ujar Mr Spock.

Ia menyarankan agar Pi Core Team membeli Pi dari pasar terbuka untuk mengurangi pasokan yang beredar, sekaligus menunjukkan kepercayaan jangka panjang pada proyek.

Usulan Burn & Reformasi Mining

Selain buyback, Mr Spock juga mengusulkan agar seluruh biaya transaksi di ekosistem Pi dibakar permanen, bukan dikembalikan ke peredaran.

Menurutnya, hal ini akan menciptakan kelangkaan (scarcity) yang bisa mendorong harga naik.

Beberapa poin penting dari usulannya antara lain:

  • Menghentikan metode mining tradisional

  • Mengganti dengan mining berbasis utilitas

  • Mengunci token yang tidak terpakai

  • Memberikan reward hanya kepada kontributor ekosistem aktif

Usulan ini mendapat banyak dukungan di kanal komunitas, dengan argumen bahwa pengendalian suplai harus diiringi peningkatan utilitas.

Pergerakan Wallet Besar dan Spekulasi

Pasar kripto Pi Network belakangan diwarnai aktivitas besar.

Analis blockchain mendeteksi pergerakan dari wallet berlabel “ODM” yang membeli jutaan token Pi dari pasar.

Langkah ini memicu spekulasi bahwa ada buyback diam-diam untuk menopang harga.

Namun, ada juga yang meyakini token tersebut disiapkan untuk hibah ekosistem atau likuiditas.

Selain itu, 46 juta Pi dilaporkan keluar dari bursa OKX menuju wallet “Pi Foundation 2”, yang diyakini berada di bawah kendali Pi Core Team.

Perpindahan besar seperti ini pada periode volatil biasanya bertujuan mengurangi tekanan jual dan menstabilkan harga.

Burn Sebagai Strategi Deflasi

Di dunia kripto, coin burn sudah dikenal sebagai strategi deflasi yang mampu mengurangi pasokan dan mendorong harga.

Meski Pi Network belum resmi mengadopsi kebijakan burn, diskusi komunitas tentang hal ini semakin ramai.
Mereka menilai burn rutin bisa membuat harga Pi lebih tahan banting terhadap gejolak pasar.

Share
Related Articles
Tekno

Layak Ditunggu! Oppo A6s Akan Rilis di Indonesia, Punya Fitur Fotografi dalam Air

IKNPOS.ID - Oppo Indonesia akan meluncurkan Oppo A6s di Tanah Air pada...

Tekno

Keren! Galaxy S26+ Dilengkapi Tiga Fitur Baru Pendukung Foto dan Video

IKNPOS.ID - Samsung resmi memperkenalkan lini Galaxy S26 yang mencakup Galaxy S26,...

Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...