Home Bisik Disway KDMP/KKMP: Strategi Baru Bangkitkan Koperasi Modern, Target 80.081 Koperasi Resmi di 2025
Bisik Disway

KDMP/KKMP: Strategi Baru Bangkitkan Koperasi Modern, Target 80.081 Koperasi Resmi di 2025

Share
Share

Setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi ekonomi berbeda. Inilah mengapa pengurus koperasi di setiap daerah harus mampu memetakan kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan jenis usaha koperasi.

Zulkardi menyoroti hal ini dengan contoh Kota Depok. “Kota Depok tidak punya sawah atau laut. Jadi koperasi harus fokus pada hal seperti pengelolaan sampah, digitalisasi transportasi, dan sembako,” paparnya.

Penyesuaian ini adalah kunci agar koperasi tidak hanya relevan, tetapi juga berkelanjutan.

Tantangan lainnya adalah bagaimana membangun kepercayaan masyarakat. Zulkardi menekankan transparansi dan akuntabilitas yang jelas dari seluruh pemangku kepentingan sangat penting.

Tujuannya agar masyarakat lebih peduli dengan program ini. Penggunaan sistem digitalisasi untuk mencatat seluruh transaksi adalah langkah konkret memastikan akurasi perhitungan. Selain itu, pengawasan oleh seluruh anggota akan menumbuhkan kepercayaan.

Meskipun begitu, tidak banyak masyarakat yang dapat memahami perbedaan antara KDMP/KKMP dan BUMDes. Maklum, program ini belum genap satu bulan sejak diluncurkan.

Karena itu, sosialisasi yang masif dan berkelanjutan sangat penting untuk memastikan pemahaman di kalangan masyarakat. Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada adaptasi lokal, manajemen yang transparan, dan kemampuan untuk mengatasi stigma lama terkait koperasi.

Salah satu pilar utama kesuksesan Koperasi Merah Putih adalah adopsi teknologi digital. Di era serba terkoneksi ini, digitalisasi bukan lagi pilihan. Tapi keharusan. Tujuannya untuk mencapai efisiensi, transparansi, dan jangkauan lebih luas.

Program ini mengintegrasikan teknologi secara mendalam dan menciptakan ekosistem bisnis yang modern dan inklusif.

Untuk memastikan ketersediaan produk dengan harga kompetitif, Koperasi Merah Putih berencana menggandeng berbagai entitas besar. Seperti Bulog dan Pertamina.

Klinik Koperasi Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025. Isinya tentang mendukung percepatan pembentukan Klinik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Share
Related Articles
Bisik Disway

Menuju Indonesia Satu Aplikasi

IKNPOS.ID – Menghilangkan redundansi dan Memangkas birokrasi berbelit. Juga diharap bisa menciptakan...

Bisik Disway

Progres IKN Dikebut! Masjid Rp940 Miliar dan Istana Wapres Rp1,4 Triliun Ditarget Rampung Desember 2025

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus berjalan...

Bisik Disway

Pembentukan Kementerian Haji, Upaya Memuliakan Tamu-tamu Allah

IKNPOS.ID - Pemerintah membentuk sebuah kementerian baru: Kementerian Haji. Kementerian ini punya...

Bisik Disway

GPM 2025: Harga Pangan Tetap Terjangkau, Inflasi Terkendali

IKNPOS.ID - PROGRAM ini bukan sekadar program biasa. Gerakan Pangan Murah (GPM)...