IKNPOS.ID – Pembenahan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menyiapkan sinergi dengan konsep kota cerdas (smart city) Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun di sebagai wilayah kabupaten itu dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
“Pemerintah kabupaten siap sinergi dengan program kota pintar agar tidak terjadi ketimpangan dengan IKN,” ujar Bupati PPU, Mudyat Noor ketika ditanya menyangkut kehadiran IKN di Penajam, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Menurutnya, Kabupaten PPU harus bergerak seiring karena posisi sangat strategis sebagai pintu gerbang Nusantara.
Untuk itu, Pemkab PPU menjalin kerja sama yang lebih kuat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
“Kerja sama dengan Komdigi harus dijalin dengan kuat agar pengembangan smart city di Kabupaten Penajam Paser Utara, bisa berjalan seiring dengan pembangunan IKN,” jelasnya.
Semua harus terkoneksi dalam satu sistem seperti penerapan ‘satu data’ akan menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan daerah secara lebih terarah dan efisien.
“Koneksi itu berdampak positif terhadap pelayanan publik, pembangunan kabupaten, serta peluang investasi dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),” katanya.
Pengembangan kota lintas tidak hanya fokus pada pelayanan publik, tetapi juga berperan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Ia juga menjelaskan, promosi potensi Kabupaten PPU, serta membuka peluang investasi melalui platform seperti Smart City Business Matching.
“Menambah wawasan, mencari referensi, dan melihat berbagai percontohan model pengembangan smart city yang bisa diterapkan di Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai gerbang gerbang IKN, harus dilakukan,” ungkap Mudyat Noor.