Home Tekno Harga Pi Network Terjun Bebas, Analisis Prediksi Kenaikan hingga 154%
Tekno

Harga Pi Network Terjun Bebas, Analisis Prediksi Kenaikan hingga 154%

Share
PI Network
Share

IKNPOS.ID – Sejak resmi meluncurkan mainnet pada Februari lalu, harga crypto Pi Network terus mengalami penurunan tajam. Dari salah satu koin yang sempat populer, kini Pi meredup.

Pada Senin (11/8), harga Pi tercatat di $0,3985, turun sekitar 87% dari titik tertinggi tahun ini. Meski begitu, analisis teknikal menunjukkan ada peluang harga Pi kembali bangkit dalam waktu dekat.

Mengutip Crypto News, grafik 12 jam Pi memperlihatkan beberapa pola bullish. Salah satunya adalah pola double-bottom di kisaran $0,40 dengan neckline di $1,6640. Pola ini biasanya menjadi sinyal awal kenaikan harga signifikan.

Selain itu, Pi juga membentuk pola falling wedge, yaitu dua garis tren menurun yang makin menyempit dan sering diikuti oleh breakout bullish.

Beberapa indikator teknikal lainnya juga memberi sinyal positif:

  • Bollinger Bands semakin menyempit, indikasi potensi pergerakan besar.
  • RSI naik dari level oversold (19,7) ke 52.
  • Percentage Price Oscillator membentuk crossover bullish.
  • Pi disebut sedang dalam fase akumulasi berdasarkan teori Wyckoff, ditandai volume rendah dan pergerakan harga mendatar.
  • Jika tren ini berlanjut, harga Pi berpotensi naik ke $1, atau sekitar 154% dari harga sekarang.

 

Faktor yang Bisa Mendorong Kenaikan Harga Pi

Beberapa katalis yang dapat mengangkat harga Pi antara lain:

Reli pasar crypto – Bitcoin mendekati harga tertinggi sepanjang masa, yang bisa memicu musim altcoin dan ikut mengangkat Pi.

Listing di bursa besar – Jika Pi masuk ke bursa terkemuka seperti Binance, Coinbase, HTC, atau Upbit, lonjakan harga signifikan bisa terjadi.

Contohnya, Floki naik tajam setelah masuk Robinhood, dan TOSHI serta Worldcoin melesat setelah listing di Binance.

Pengumuman dari pengembang – Langkah menuju desentralisasi dan kebijakan penjualan token yang lebih jelas bisa membantu mengatasi masalah distribusi token saat ini.

Meski peluang naik terbuka, investor tetap disarankan memantau pergerakan pasar dengan cermat dan memahami risiko yang ada sebelum mengambil keputusan.

Share
Related Articles
Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...

Tekno

Gebrakan HP Murah, Tecno Pop X Meluncur dengan Fitur Walkie-Talkie dan Layar 120Hz

IKNPOS.ID - Tecno kembali memanaskan persaingan pasar ponsel pintar kelas bawah (entry-level) dengan...

Fitur Walkie-Talkie Tecno Pop X
Tekno

Tecno Pop X Resmi Meluncur: Bawa Fitur Walkie-Talkie Tanpa Internet dan Ella AI

IKNPOS.ID – Tecno kembali menggebrak pasar ponsel pintar kelas pemula dengan merilis...