Home Kesehatan Daging Panggang dan Asap: Fakta Risiko Kanker dan Tips Barbekyu Aman
Kesehatan

Daging Panggang dan Asap: Fakta Risiko Kanker dan Tips Barbekyu Aman

Share
daging kanker
Hubungan antara konsumsi daging merah, khususnya yang dipanggang atau diasap, dengan risiko kanker, serta tips aman untuk menikmati barbekyu musim panas.Foto:UCLA Health
Share

IKNPOS.ID – Daging panggang atau barbekyu, steak, dan burger panas banyak disukai karena menggugah selera. Namun, ada pertanyaan penting mengenai apakah konsumsi daging merah, khususnya yang dipanggang atau diasap, meningkatkan risiko kanker.

Menurut Dr. Kathleen Egan, epidemiolog di Moffitt Cancer Center, konsumsi daging merah yang tinggi terkait dengan beberapa penyakit kronis, termasuk risiko kanker kolon.

Analisis gabungan dari 19 penelitian prospektif menunjukkan risiko kanker kolon sekitar 25% lebih tinggi pada kelompok dengan konsumsi daging sapi tertinggi dibandingkan dengan yang terendah. Penelitian tersebut tidak menunjukkan peningkatan risiko kanker pada konsumsi ayam atau ikan.

Mekanisme pasti hubungan daging merah dan kanker kolon belum sepenuhnya dipahami, tetapi bisa terkait dengan kandungan heme iron yang berpotensi merusak DNA atau cara pengolahan dan penyimpanan daging.

Metode memasak daging pada suhu tinggi, seperti memanggang atau menggoreng, dapat meningkatkan potensi risiko. Proses pemanggangan dan pengasapan yang memberikan warna gosong dan aroma asap pada daging juga menghasilkan senyawa yang berpotensi karsinogenik.

Bagian daging yang terbakar, terutama potongan matang matang (well-done), mengandung heterocyclic aromatic amines. Sementara itu, asap mengandung polycyclic aromatic hydrocarbons yang dapat menempel di permukaan daging.

Daging olahan seperti ham, sosis, bacon, dan hot dog menggunakan proses pengawetan, pengasapan, atau bahan kimia tambahan untuk memperpanjang umur simpan dan meningkatkan cita rasa. Proses ini dapat menghasilkan N-nitroso compounds yang dalam beberapa studi terkait dengan risiko kanker.

Untuk menikmati barbekyu dengan lebih aman, beberapa langkah bisa diterapkan:

1. Jaga permukaan panggangan tetap bersih dan gunakan aluminium foil untuk menghindari percikan asap.

2. Hindari penggunaan cairan pemantik api bila memungkinkan.

3. Pilih potongan daging yang lebih tipis agar matang lebih cepat.

4. Potong lemak yang dapat menetes dan menghasilkan asap berlebih.

Share
Related Articles
Kesehatan

Kanker Ginjal Bisa Menyerang Usia Muda, Kenali Gejala Awalnya

Kanker ginjal sering dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang usia lanjut. Namun...

kasus campak Pamekasan
Kesehatan

Capaian Nasional Tinggi, Tapi Campak Masih Mengintai di Daerah Ini!

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan cara...

Berhenti Makan Nasi Duluan, Mulai Berbuka dengan Sayur, Bukan Gorengan
Kesehatan

Berhenti Makan Nasi Duluan! Mulai Berbuka dengan Sayur, Bukan Gorengan

IKNPOS.ID - Banyak orang langsung menyantap nasi atau makanan manis saat adzan...

5 Olahraga Ringan Agar Tetap Prima Selama Ramadan
Kesehatan

5 Olahraga Ringan Agar Tetap Prima Selama Ramadan

IKNPOS.ID - Banyak orang salah kaprah dengan menghentikan total aktivitas fisik saat...