Home Bisik Disway Skandal Mega di Kemendikbudristek! Proyek Chromebook Rp9,9 Triliun Diduga Rasuah, ICW dan Kopel Soroti Kejanggalan
Bisik Disway

Skandal Mega di Kemendikbudristek! Proyek Chromebook Rp9,9 Triliun Diduga Rasuah, ICW dan Kopel Soroti Kejanggalan

Share
Share

Meskipun terjadi pergantian pimpinan di kementerian, ICW menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dan pengumuman publik terkait distribusi laptop serta analisis hasil program digitalisasi pendidikan 2019-2024.

Dukungan dari Komisi III DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penegakan hukum Kejagung.

Ia menekankan prinsip hukum tanpa pandang bulu, termasuk kepada para vendor penyedia laptop.

“Saya kira kalau dalam rangka penegakan hukum, pasti kita hormati proses hukum yang sedang berjalan. Kejagung tidak perlu ragu-ragu menegakkan hukum. Sepanjang memang patut diduga terjadi tindak pidana korupsi, ya tegak lurus saja. Entah itu melibatkan mantan menteri atau vendor-vendor,” tegas Rudianto kepada Disway, Kamis, 7 Juli 2025.

Ia juga mengingatkan agar proses hukum murni dan tidak ditunggangi motif politik.

“Yang terpenting, kasus ini harus murni penegakan hukum. Bukan motif lain. Kita tidak mau hukum digunakan untuk menarget orang-orang tertentu. Harapan kita, Kejaksaan masuk karena ada dugaan korupsi. Bukan karena tekanan atau pesanan,” pungkas Rudianto Lallo.

Daftar Nama yang Terpanggil

Kejaksaan Agung terus mengintensifkan penyelidikan. Ini menunjukkan keseriusan dalam membongkar skandal pengadaan Chromebook.

Kasus ini telah menarik perhatian luas dan kini memasuki fase baru dengan pemeriksaan para saksi kunci.

Siapa Saja yang Diperiksa Kejagung?

Nadiem Makarim: Mantan Mendikbudristek dan mantan CEO Gojek ini telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Senin, 23 Juni 2025. Selama 12 jam, Nadiem diperiksa di Gedung Bundar Jampidsus.

Ia disebut menjawab 31 pertanyaan terkait perannya sebagai pengguna anggaran dalam proyek digitalisasi pendidikan senilai Rp9,982 triliun.

Nilai sebesar itu terdiri dari Rp3,582 triliun Dana Satuan Pendidikan (DSP) dan Rp6,399 triliun Dana Alokasi Khusus (DAK).

Penyidik menggali pengetahuan Nadiem soal perencanaan pengadaan dan kaitannya dengan vendor, termasuk rapat krusial pada 6 Mei 2020 yang menjadi titik awal kebijakan Chromebook.

Share
Related Articles
Bisik Disway

Menuju Indonesia Satu Aplikasi

IKNPOS.ID – Menghilangkan redundansi dan Memangkas birokrasi berbelit. Juga diharap bisa menciptakan...

Bisik Disway

Progres IKN Dikebut! Masjid Rp940 Miliar dan Istana Wapres Rp1,4 Triliun Ditarget Rampung Desember 2025

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus berjalan...

Bisik Disway

Pembentukan Kementerian Haji, Upaya Memuliakan Tamu-tamu Allah

IKNPOS.ID - Pemerintah membentuk sebuah kementerian baru: Kementerian Haji. Kementerian ini punya...

Bisik Disway

GPM 2025: Harga Pangan Tetap Terjangkau, Inflasi Terkendali

IKNPOS.ID - PROGRAM ini bukan sekadar program biasa. Gerakan Pangan Murah (GPM)...