Home Pemerintahan Realisasi Belanja APBN Kaltim Kuartal I 2025 Capai Rp10,38 Triliun: Tantangan Pemblokiran Anggaran dan Progres IKN
Pemerintahan

Realisasi Belanja APBN Kaltim Kuartal I 2025 Capai Rp10,38 Triliun: Tantangan Pemblokiran Anggaran dan Progres IKN

Share
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp10,38 triliun pada triwulan pertama tahun 2025.

Angka ini mencerminkan 18,76% dari total pagu anggaran, yang mengalami pertumbuhan 2,03% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalimantan Timur, Budi Widihartanto, dalam keterangannya pada Minggu (13/7/2025), mengungkapkan bahwa kenaikan realisasi belanja APBN ini didorong oleh peningkatan transfer ke daerah, terutama dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik.

“Dana Bagi Hasil tumbuh sebesar 15,51% (yoy) dan Dana Alokasi Khusus Non-Fisik naik tajam 35,50% (yoy). Kedua komponen ini menjadi penggerak utama belanja APBN di Kaltim,” jelas Budi.

Tantangan Serapan Anggaran: Pemblokiran Masih Tinggi

Meskipun kinerja belanja mengalami perbaikan, tantangan serius masih membayangi, terutama dalam hal realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang masih tergolong rendah.

  • Dari total pagu belanja K/L sebesar Rp16,93 triliun, baru 12,94% yang terealisasi pada kuartal I 2025.

  • Lebih dari itu, terdapat anggaran senilai Rp2,76 triliun atau 16,30% dari pagu yang masih terblokir.

  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tercatat sebagai pemegang porsi terbesar blokir anggaran, yakni Rp1,85 triliun.

Menurut Budi, pemblokiran ini sejalan dengan kebijakan efisiensi dan realokasi belanja nasional yang diterapkan pemerintah, khususnya pada kategori Belanja Barang dan Belanja Modal.

Dinamika Anggaran dan Pembangunan IKN Tahap II

Dalam konteks pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dinamika alokasi anggaran turut mewarnai kondisi fiskal di Kaltim.

Menariknya, meskipun terjadi penurunan drastis belanja modal nasional sebesar 77%, dari Rp43,96 triliun di kuartal I 2024 menjadi Rp10,11 triliun di 2025, pembangunan IKN tahap II tetap berjalan.

“Pagu anggaran IKN 2025 mencapai Rp13,4 triliun, dikelola langsung oleh Otorita IKN (OIKN),” ujar Budi.

Rincian alokasi tersebut terdiri dari:

Share
Related Articles
Pembangunan Jalan Pintar IKN 2026
Pemerintahan

Proyek Jalan West Residence IKN Capai 65,85 Persen

IKNPOS.ID - Pembangunan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan...

Layanan Transportasi Bandara Sepinggan IKN
Pemerintahan

Bandara Sepinggan Resmikan Zona Transportasi Publik, Akses ke IKN Kini Makin Cepat dan Terintegrasi

IKNPOS.ID - Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memperkuat posisinya...

Pembangunan Jalan Pintar IKN 2026
Pemerintahan

Progres Tembus 70 Persen, Jalan Pintar di Hunian Pekerja IKN Rampung Juli 2026

IKNPOS.ID – Pembangunan infrastruktur di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota...

calon tamtama
Pemerintahan

Resmi Dibuka! Rekrutmen Bintara & Tamtama Polri 2026: Cara Daftar, Syarat, dan Tips Lolos Seleksi

IKNPOS.ID - Impian menjadi bagian dari Korps Bhayangkara kini di depan mata!...