Home Tekno Prediksi Analis: Tekanan Pasokan dari 219 Juta Token Siap Tebar FUD, Ini Dampaknya ke Harga PI?
Tekno

Prediksi Analis: Tekanan Pasokan dari 219 Juta Token Siap Tebar FUD, Ini Dampaknya ke Harga PI?

Share
Share

IKNPOS.ID – Setelah anjlok lebih dari 70% dari puncaknya di bulan Mei 2025 yang sempat menyentuh harga $1,67, harga Pi Network (PI) kini mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi.

Hingga pertengahan Juli 2025, harga Pi Coin berada di kisaran $0,4575, menciptakan zona support baru di sekitar level $0,45.

Penurunan tajam selama dua bulan terakhir disertai pola lower highs dan lower lows kini mulai melambat, memicu spekulasi dari komunitas kripto tentang kemungkinan pembalikan tren jangka pendek.

Tanda-Tanda Bullish Muncul dari Indikator RSI

Meski tren penurunan masih membayangi, indikator teknikal mulai memberikan harapan. Salah satunya adalah RSI (Relative Strength Index) harian yang menunjukkan bullish divergence yakni RSI membentuk higher lows, sementara harga tetap mencetak titik terendah baru.

Dalam analisis teknikal, divergence semacam ini kerap menjadi sinyal awal pelemahan tekanan jual dan bisa menjadi pemicu rebound jangka pendek atau relief rally.

Jika skenario ini terealisasi, resistensi awal akan diuji pada zona $0,50–$0,52, yaitu area breakdown terakhir yang menjadi titik konsolidasi sebelum penurunan tajam.

Para analis mengingatkan bahwa “trapped longs” di area ini bisa menciptakan tekanan jual tambahan. Namun, jika zona ini berhasil ditembus, peluang menuju $0,65 harga tertinggi pada 25 Juni bisa kembali terbuka.

Ancaman Token Unlock Masih Membayangi

Meski ada sinyal positif dari sisi teknikal, fundamental pasar masih menyimpan tantangan besar, salah satunya adalah tekanan dari token unlock.

Menurut data dari PiScan, selama Juli 2025 ini, sekitar 219 juta token PI dijadwalkan akan ter-unlock, termasuk 19,2 juta token pada 4 Juli saja. Jumlah ini mencakup sekitar 4% dari total suplai yang beredar.

Token unlock dalam jumlah besar biasanya memicu tekanan jual yang signifikan di pasar, karena pemegang token awal yang telah lama menunggu bisa mulai menjual kepemilikan mereka.

Hal ini berisiko membatasi potensi rebound, bahkan bisa memperpanjang fase konsolidasi atau penurunan lebih lanjut.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 5G Siap Meluncur: Contek Desain iPhone 17 Air hingga Inovasi Cermin Selfie

IKNPOS.ID  - Persaingan pasar ponsel pintar kelas menengah di Indonesia diprediksi bakal...

Tekno

Oppo Resmi Rilis Reno15 Series di Indonesia, Usung Kamera 200MP dan Fitur AI Masa Depan

IKNPOS.ID - Raksasa teknologi asal China, Oppo, resmi menggebrak pasar ponsel pintar...

CARA BIKIN NIB TERBARU, Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS
Tekno

CARA BIKIN NIB TERBARU: Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS

IKNPOS.ID - Nomor Induk Berusaha (NIB) bukan lagi sekadar pilihan. Tapi keharusan...

potensi Pi Network
Tekno

Potensi Sebenarnya Pi Network Mulai Terbuka, Kunci Nilai Pi Ada di Ekosistem Internal dan Eksternal

IKNPOS.ID - Pi Network kembali menjadi perbincangan di kalangan komunitas kripto global....