Home Tekno Pi Network Bakal MELEDAK! Ini Sinyal Kuat di Balik Stagnasi Harga
Tekno

Pi Network Bakal MELEDAK! Ini Sinyal Kuat di Balik Stagnasi Harga

Share
Harga Pi Network meledak
Meski harga Pi Coin stagnan di kisaran $0.44, ekosistem Pi Network justru terus berkembang dan bakal meledak. Komunitas aktif, volume naik, dan fondasi adopsi semakin kokoh.Foto:X
Share

IKNPOS.ID – Harga Pi Coin saat ini bertengger di angka $0.4484, naik tipis 0.73% dalam 24 jam terakhir. Meski pergerakan harganya terlihat stagnan dan jauh dari all-time high Februari lalu, komunitas kripto melihat dinamika yang lebih penting terjadi di balik layar yaitu penguatan ekosistem dan arah adopsi nyata Pi Network. Harga Pi Network diyakini bakal meledak.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $3.45 miliar dan volume perdagangan harian sebesar $54.32 juta, Pi tetap menunjukkan posisi yang solid di pasar aset digital, bahkan tanpa listing resmi di bursa besar.

Stagnan di Harga, Bergerak di Fondasi

Jika menilik performa harga, Pi memang masih 84% di bawah puncak harga tertingginya di $2.98 pada Februari 2025. Namun, anjloknya harga tersebut tidak serta-merta melemahkan minat pengguna. Sebaliknya, justru terlihat aktivitas komunitas dan pengembangan proyek yang semakin intens.

Volume perdagangan yang melonjak 35% dalam sehari menunjukkan bahwa minat transaksi dan spekulasi masih hidup, bahkan ketika harga relatif datar. Ini menandakan Pi bukan koin mati—ia hanya sedang menunggu momen besar.

Total Supply Masih Dijaga, Distribusi Perlahan

Dengan total suplai maksimal 100 miliar PI dan sirkulasi saat ini sekitar 7,71 miliar PI, Pi Network tetap menjaga distribusi secara bertahap. Pendekatan ini memungkinkan kestabilan pasokan sambil memberi ruang pertumbuhan organik bagi penggunanya.

Strategi distribusi bertahap juga diyakini sebagai cara agar harga tidak terlalu volatil, sekaligus membangun ekosistem nyata sebelum membuka akses pasar terbuka sepenuhnya.

Pi Network bukan hanya tentang harga dan spekulasi. Platform ini kini telah merilis berbagai Pi Apps, seperti marketplace, sistem voting komunitas, dan pengembangan integrasi Web3. Ini menjadikan Pi bukan sekadar aset, tapi fondasi ekonomi digital berbasis komunitas.

Ditambah lagi dengan kehadiran explorer khusus (blockexplorer.minepi.com) dan whitepaper yang diperbarui, menunjukkan keseriusan tim pengembang dalam transparansi dan akuntabilitas.

Menuju Adopsi Mainnet?

Meski belum semua fitur mainnet dibuka, antusiasme terhadap transisi penuh ke open mainnet makin terasa. Banyak pionir mulai menyiapkan bisnis yang menerima Pi Coin sebagai alat tukar. Dalam jangka panjang, arah ini berpotensi mengangkat kembali harga dan nilai guna Pi.

Share
Related Articles
Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...

Nottingham Forest Menang Europa League
Tekno

Debut Manis Vitor Pereira: Nottingham Forest Hancurkan Fenerbahce di Turki

IKNPOS.ID – Vítor Pereira memberikan dampak instan pada pertandingan pertamanya sebagai nakhoda...