Home News Komnas HAM Bantah Klaim Fadli Zon: Perkosaan dalam Tragedi Mei 1998 Tidak Pernah Diabaikan!
News

Komnas HAM Bantah Klaim Fadli Zon: Perkosaan dalam Tragedi Mei 1998 Tidak Pernah Diabaikan!

Share
Share

Proyek Sejarah Tak Bisa Asal-asalan

Komnas HAM memastikan bahwa proyek sejarah ini melibatkan banyak ahli, mulai dari sejarawan, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil. Semua dilibatkan untuk memastikan hasil akhir yang obyektif, menyeluruh, dan adil bagi para korban serta generasi mendatang.

“Ini bukan sekadar menyusun kronologi. Ini soal kebenaran dan pengakuan terhadap penderitaan manusia yang nyata. Harus ada perspektif korban, bukan hanya narasi kekuasaan,” tegasnya.

Fadli Zon Belum Beri Tanggapan

Hingga berita ini diterbitkan, Fadli Zon belum memberikan pernyataan resmi terkait bantahan keras dari Komnas HAM. Namun tekanan publik terhadap transparansi dan akurasi dalam proyek sejarah ini terus meningkat.

Masyarakat kini menuntut klarifikasi dari Kementerian Kebudayaan, apakah benar aspek penting seperti kekerasan seksual pada Mei 1998 benar-benar masuk dalam kerangka penulisan sejarah yang baru. (Hasyim Ashari)

Share
Related Articles
News

Bank Indonesia Sebut Inflasi di Wilayah Serambi IKN pada Januari 2026 Masih Stabil

IKNPOS.ID - Inflasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur...

Kaltim Meledak! Investasi Tembus Rp87,78 Triliun, Sukses Pecahkan Target Nasional dan Masuk 5 Besar RI
News

Daftar 20 Provinsi dengan Kampus Terbanyak di Indonesia, Jawa Barat Juara! Kaltim Mulai Naik Daun Berkat IKN

IKNPOS.ID - Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia...

AS-Iran Kembali Bertemu di Oman: Kesepakatan atau Bencana?
News

AS-Iran Kembali Bertemu di Oman: Kesepakatan atau Bencana?

IKNPOS.ID - Setelah sempat dikabarkan runtuh, negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan...

Purbaya Ultimatum Pengusaha Nakal
News

Purbaya Ultimatum Pengusaha Nakal: Patuh Pajak atau Perusahaan Diambil Negara

IKNPOS.ID - Pemerintah mengirim sinyal tegas kepada dunia usaha. Menteri Keuangan Purbaya...