Home Tekno Harga Pi Network Turun Hampir 2%, Sinyal Tekanan Bearish Mulai Muncul
Tekno

Harga Pi Network Turun Hampir 2%, Sinyal Tekanan Bearish Mulai Muncul

Share
Share

IKNPOS.ID- Pada Jumat (4 Juli), harga Pi Network (PI) tercatat turun hampir 2%, setelah sehari sebelumnya membentuk pola Doji candle yang menandakan kebimbangan pasar.

Saat ini, harga PI masih bergerak mendatar di bawah $0,50, namun percakapan tentang koin ini meningkat di media sosial karena makin banyak investor yang menunjukkan minat. Meski begitu, penarikan dana (outflow) dari dompet milik Pi Foundation justru menunjukkan adanya penurunan kepercayaan terhadap proyek ini.

Data dari PiScan mencatat adanya penarikan besar-besaran sebanyak 2,15 juta token PI dari bursa OKX dalam 24 jam terakhir (hingga 4 Juli).

Jumlah ini lebih besar dibandingkan jumlah token yang masuk ke bursa-bursa lain, sehingga total dana keluar dari semua bursa tersentralisasi (CEX) mencapai 36.580 token PI.

Biasanya, penurunan saldo token di bursa menunjukkan bahwa investor sedang membeli dan memindahkan koin ke dompet pribadi. Tapi kali ini berbeda. Dompet Pi Foundation 2 justru mencatat outflow hingga 5,81 juta token PI, jauh di atas total outflow dari CEX. Artinya, investor harus waspada agar tidak menjadi exit liquidity alias pihak yang menampung penjualan dari pihak internal.

Popularitas Pi Network di media sosial juga naik. Menurut data dari Santiment, social dominance Pi Network ukuran seberapa sering koin ini disebutkan  naik ke 0,39% pada Jumat, dari sebelumnya hanya 0,18% di awal pekan.

Namun, meski ramai diperbincangkan, sentimen pasar justru cenderung negatif. Weighted sentiment tercatat di angka -0,327, mengindikasikan suasana pasar yang masih bearish (cenderung turun).

Pi Network Terancam Kehilangan Support Penting

Harga Pi Network saat ini berada di kisaran $0,5000, mendekati level terendah $0,4711, maka potensi penurunan lebih lanjut ke $0,4000 sangat mungkin terjadi level ini terakhir disentuh pada 13 Juni.

Sinyal teknikal juga memperkuat tren penurunan ini:

MACD (Moving Average Convergence/Divergence) menunjukkan sinyal jual, dengan garis MACD yang memotong ke bawah garis sinyal.

RSI (Relative Strength Index) berada di angka 36, mendekati zona oversold, yang menandakan tekanan jual masih dominan.

Share
Related Articles
Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...

Tekno

Gebrakan HP Murah, Tecno Pop X Meluncur dengan Fitur Walkie-Talkie dan Layar 120Hz

IKNPOS.ID - Tecno kembali memanaskan persaingan pasar ponsel pintar kelas bawah (entry-level) dengan...

Fitur Walkie-Talkie Tecno Pop X
Tekno

Tecno Pop X Resmi Meluncur: Bawa Fitur Walkie-Talkie Tanpa Internet dan Ella AI

IKNPOS.ID – Tecno kembali menggebrak pasar ponsel pintar kelas pemula dengan merilis...