Home Tekno Harga Pi Network Menuju $200 per Koin? Fakta, Prediksi, dan Tantangan Harus Diwaspadai
Tekno

Harga Pi Network Menuju $200 per Koin? Fakta, Prediksi, dan Tantangan Harus Diwaspadai

Share
Pi Network $200 per koin
Dengan telah dibukanya fase Mainnet dan dimulainya perdagangan nyata, Pi Network menjadi sorotan utama. Bisakah harganya melesat hingga $200?".Foto: X@HeliumTrading
Share

Masa Depan Cerah atau Sekadar Hype? Pi Network Buka Mainnet dan Masuk Perdagangan Nyata

IKNPOS.ID – Setelah fase Mainnet dibuka dan perdagangan nyata dimulai, Pi Network menjadi sorotan utama. Bisakan Harga melesat hingga $200 di kahir tahun ini?

Setelah bertahun-tahun berada di fase tertutup, Pi Network resmi memasuki tahap Mainnet terbuka pada awal 2025, memungkinkan pengguna yang telah lolos KYC untuk melakukan transaksi nyata menggunakan Pi Coin. Langkah ini menandai transisi besar dari proyek eksperimental berbasis komunitas menjadi aset digital yang benar-benar diperdagangkan di pasar terbuka.

Pi kini mulai terdaftar di sejumlah bursa seperti OKX, Gate.io, dan MEXC, meskipun belum masuk ke platform besar seperti Binance atau Coinbase. Namun, volume perdagangan awal yang tinggi menunjukkan antusiasme luar biasa dari komunitas maupun investor ritel.

Prediksi Harga Pi Coin: Harapan vs Realita

Banyak analis kripto merilis prediksi harga Pi Coin untuk akhir tahun 2025. Beberapa skenario optimis menyebut potensi kenaikan hingga $100–$200, jika Pi berhasil listing di bursa utama dan adopsi global meningkat.

Namun, proyeksi yang lebih konservatif menempatkan harga Pi di kisaran $0,80 hingga $1,80, tergantung pada perkembangan ekosistem, regulasi, dan sentimen pasar secara umum.

Faktor Utama yang Bisa Mendorong Harga Pi Naik

Berikut beberapa hal yang dapat memperkuat nilai Pi Network di pasar kripto:

1. Listing di Bursa Besar: Jika Pi Coin berhasil masuk ke Binance atau Coinbase, likuiditas dan eksposurnya akan melonjak drastis.

2. Adopsi oleh Merchant: Semakin banyak bisnis yang menerima Pi, semakin kuat permintaan riil terhadap koin ini.

3. Pasar Negara Berkembang: Negara seperti India dan Indonesia memiliki potensi besar sebagai katalis pertumbuhan pengguna dan transaksi.

4. Ekosistem dApp: Platform seperti Pi App Studio dan Pi Browser mendorong lahirnya berbagai aplikasi terdesentralisasi yang memperkuat utilitas Pi.

Tantangan yang Masih Menghadang

Meski potensinya besar, Pi Network juga menghadapi beberapa tantangan serius:

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...