Home Tekno GILA! Web3 Guncang Dunia! Pi Network Lahirkan 7.900 dApps Tanpa Coding, Apa Rahasianya?
Tekno

GILA! Web3 Guncang Dunia! Pi Network Lahirkan 7.900 dApps Tanpa Coding, Apa Rahasianya?

Share
Pi Network
Share

IKNPOS.ID – Pi Network kembali bikin gebrakan! Hanya dalam hitungan minggu setelah peluncuran Pi App Studio, komunitas pengguna yang dikenal sebagai Pioneers telah berhasil membuat dan meluncurkan lebih dari 7.900 aplikasi terdesentralisasi (dApps).

Ini bukan cuma angka, tapi bukti nyata bahwa Web3 bisa dibangun dari bawah langsung oleh komunitas!

Menurut pengumuman resmi dari Pi Network, sebanyak 7.600 aplikasi chatbot dan 14.100 aplikasi custom telah dikembangkan sejak App Studio diperkenalkan lewat tantangan Pi2Day 2025 Ecosystem Challenge.

Bahkan, total sekitar 34.800 orang telah terlibat dalam proses kreatif ini, meskipun sebagian proyek belum dipublikasikan.

Pi App Studio: Langkah Awal Revolusi Web3 ala Komunitas

Tujuan utama Pi Network adalah sederhana namun revolusioner: membuat teknologi terdesentralisasi bisa diakses semua orang.

Dengan App Studio, siapa pun bahkan tanpa latar belakang coding bisa membuat aplikasi berbasis blockchain.

Banyak aplikasi menarik telah lahir dari studio ini, mulai dari aplikasi gaya hidup sehat seperti Healthy Life, game seru seperti FlapPi Bird, hingga proyek eksploratif seperti BLACKHOLE.

Ecosystem Challenge Bikin Komunitas Bergerak

Peluncuran Pi App Studio dibarengi dengan Ecosystem Challenge yang terdiri dari delapan langkah, termasuk penggunaan fitur baru seperti Ecosystem Directory Staking dan Node Development Tools.

Tantangan ini sukses menggaet lebih dari 2,6 juta partisipan, dengan 761 ribu pengguna menyelesaikan semua tahapan dan mendapatkan badge eksklusif.

Yang lebih mencengangkan, sebanyak 37,7 juta Pi token digunakan dalam staking untuk mendukung lebih dari 1.450 aplikasi. Sekitar 16.700 stakers unik ikut berpartisipasi, menunjukkan antusiasme luar biasa dalam mendukung aplikasi buatan komunitas.

Antusiasme dan Kritik, Dua Sisi Peluncuran Awal

Meskipun awalnya disambut hangat, peluncuran App Studio juga mengundang beberapa kritik. Banyak Pioneers mengeluhkan keterbatasan fitur, khususnya soal fleksibilitas mengedit aplikasi custom.

Salah satu tokoh komunitas, Woody Lightyear, menyuarakan kekhawatirannya di media sosial dan mendesak Pi Core Team untuk memberikan pembaruan lebih cepat.

Namun, ironisnya, Woody juga ikut merayakan saat chatbot buatannya, Healthy Life, dipajang di blog resmi Pi App.

Ia menulis dengan penuh semangat, “OMG! Aplikasi chatbot Healthy Life-ku ditampilkan di blog resmi Pi App. Aku teriak kegirangan!!!!!!!”

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...

Tekno

Redmi Note 15 SE Segera Meluncur dengan Desain Layar Melengkung

IKNPOS.ID - Xiaomi dipastikan akan menambah lini seri Note 15 di India...