Home Tekno GCV Bukan Nilai Resmi Pi Network! Ini Alasan Harus Fokus ke Utilitas Nyata Ketimbang Khayalan
Tekno

GCV Bukan Nilai Resmi Pi Network! Ini Alasan Harus Fokus ke Utilitas Nyata Ketimbang Khayalan

Share
nilai GCV Pi Network
Nilai GCV Pi Network tak diakui tim inti dan tak tercantum dalam white paper resmi, Mr Spock mengingatkan agar komunitas focus ke utilitas nyata. Foto:X
Share

IKNPOS.ID – Nilai GCV Pi Network yang ditentukan oleh sebuah gerakan komunitas kembali menjadi perbincangan di dunia kripto. Ini setelah dua dari tiga orang penggagasnya yakni Woody dan Benjamin mengundurkan diri dari Gerakan GCV yang menetapkan nilai per 1 Pi adalah $314.159.

Adapun alasan pengunduran diri itu lantaran GCV bukan bagian dari sistem resmi Pi Network. Meski sering digembar-gemborkan sebagai harga $314.159 per 1 Pi, kenyataannya tak ada satu pun bukti bahwa angka ini berasal dari Tim Inti Pi atau white paper resmi Pi.

Contohnya, Platform Pi Chat yang menetapkan harga lebih dari 3,3 juta Pi untuk biaya kirim pesan ke akun resmi seperti @nicolas. Sistem meminta pengguna menyetor staking sebesar lebih dari 3,3 juta Pi, dengan asumsi biaya transaksi hanya 0,01 Pi.

Sistem dirancang dengan mekanisme utilitas nyata dan anti-spam, bukan sekadar harga khayalan.

Asal-Usul Nilai GCV Pi Network: Bukan dari Tim Inti, Bukan dari White Paper

GCV sendiri bukanlah konsep yang lahir dari Pi Core Team. Nilai ini pertama kali dimunculkan oleh anggota komunitas, seperti Woody, Doris, dan Benjamin. Bahkan dua di antara mereka akhirnya menarik diri ketika melihat konsep ini disalahgunakan oleh para spekulan dan scammer.

Awalnya, GCV dimaksudkan sebagai cara agar pionir tidak menjual Pi terlalu murah. Namun kemudian berubah menjadi sekte harga fiktif tanpa dasar utilitas, hukum, maupun realitas ekonomi. Sayangnya:

Tak ada aplikasi resmi yang menerima nilai GCV

Tak ada alat resmi yang mengakui harga tersebut

White paper Pi sama sekali tidak menyebut istilah GCV

Negara Kuba Pernah Punya Sistem Ganda, Tapi Didukung Negara

Sebagian pendukung GCV mengadopsi sistem ini dengan sistem dual currency di Kuba. Namun perbandingan itu tidak realistis. Kuba menerapkan sistem tersebut sebagai strategi nasional resmi yang didukung pemerintah, bank sentral, dan institusi ekonomi negara.

GCV? Tak ada lembaga resmi, tak ada otoritas negara, dan yang paling penting, tidak didukung oleh tim inti Pi. Hanya kumpulan slogan, mimpi, dan promosi harga tinggi yang tak punya pijakan.

Belajar dari Interlink Labs: Sistem Ganda yang Transparan

Contoh positif datang dari Interlink Labs. Mereka menerapkan sistem dua nilai: satu untuk utilitas dalam ekosistem dan satu untuk nilai tukar. Namun ada 3 syarat yang sudah diberlakukan dalam Interlin Labs.

Share
Related Articles
Tekno

Baru Beli Smartphone? Simak 6 Langkah Wajib Ini Agar Performa Maksimal dan Data Aman

radarpena.co.id -  Membeli smartphone baru selalu menghadirkan antusiasme tersendiri. Teknologi kamera yang...

Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...

Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...