HG – Bagian Kredit/Pembiayaan Menengah dan Treasury PT Bank DKI (2020).
AR – Mantan VP/Pimpinan Divisi Menengah II Bisnis Komersial Bank DKI (2020).
FXPM – Mantan Pimpinan Grup Kredit Menengah Bank DKI.
JR – Kepala Bagian Akseptasi dan Fakulatif Asuransi Kredit Non-Konsumtif PT ASKRIDA.
Mereka diperiksa terkait dugaan keterlibatan dalam pengucuran kredit yang bermasalah dan kemungkinan adanya pelanggaran prosedur hingga kerugian negara yang ditimbulkan.
Fokus Pemeriksaan
Menurut keterangan resmi dari Kejaksaan Agung, pemeriksaan para saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara atas nama Tersangka ISL dan kawan-kawan (dkk).
Hingga kini, penyidik terus mendalami apakah terdapat praktik manipulasi data keuangan, pelanggaran prinsip kehati-hatian perbankan, hingga rekayasa dalam analisis kredit yang menguntungkan satu pihak.
Pemberian kredit dengan nilai fantastis kepada PT Sritex dan entitas anak perusahaannya diduga tidak dilakukan dengan prinsip kelayakan dan kehati-hatian yang semestinya diterapkan dalam dunia perbankan.
Hal ini diperkuat dengan kondisi PT Sritex yang mengalami kesulitan finansial dalam beberapa tahun terakhir, termasuk terlibat restrukturisasi utang besar-besaran.
- daftar saksi kasus korupsi PT Sritex
- dugaan korupsi PT Sritex
- dugaan tindak pidana korupsi kredit BPD ke perusahaan tekstil
- Jam Pidsus
- kasus kredit macet Bank DKI dan BPD Jateng
- kejagung
- Kejaksaan Agung
- korupsi kredit bank
- korupsi kredit bank daerah ke PT Sritex
- kredit bermasalah bank daerah
- pemeriksaan saksi korupsi
- peran pejabat bank dalam korupsi kredit Sritex
- PT Sri Rejeki Isman







