Home Tekno Developer Donkey Kong Bananza Rela Korbankan Performa Nintendo Switch 2 Demi Kejar Fun Factor
Tekno

Developer Donkey Kong Bananza Rela Korbankan Performa Nintendo Switch 2 Demi Kejar Fun Factor

Share
Performa Nintendo Switch 2
Performa Nintendo Switch 2, Image: DALL·E 3
Share

Impresi Awal Media: Spektakuler tapi Menantang

Beberapa media besar yang sudah mencoba build demo Donkey Kong Bananza mengakui bahwa game ini sangat menyenangkan. Efek visual, audio, dan kontrol terasa sangat responsif. Namun mereka juga mencatat adanya sedikit penurunan performa saat adegan destruksi ekstrem terjadi.

Misalnya saat Donkey Kong menjatuhkan menara kayu, ledakan partikel yang muncul bisa menyebabkan drop frame singkat. Hal ini terjadi di mode handheld maupun docked, meski lebih terasa saat layar dipenuhi objek bergerak.

Namun mayoritas reviewer sepakat bahwa efek tersebut masih dalam batas wajar. Bahkan beberapa di antaranya menganggap itu bagian dari gaya visual yang memperkuat aksi karakter.

Komunitas Gamer Sudah Mulai Membahasnya

Meskipun gamenya belum dirilis, diskusi soal performa Nintendo Switch 2 saat menjalankan Donkey Kong Bananza sudah menyebar luas. Di forum seperti Reddit dan ResetEra, banyak pengguna membahas hasil cuplikan preview yang menunjukkan momen-momen dengan frame rate menurun.

Beberapa gamer menganggap hal ini wajar. Mereka percaya bahwa sistem destruksi seperti yang ditawarkan Bananza memang membutuhkan daya proses besar, dan tidak bisa sepenuhnya dihindari. Selain itu, mereka memuji keberanian developer yang tidak mengorbankan kreativitas hanya demi menjaga angka FPS.

Namun ada juga yang lebih kritis. Menurut mereka, sebagai game eksklusif Switch 2, Donkey Kong Bananza seharusnya tampil optimal. Mereka khawatir bahwa kejadian ini bisa memengaruhi ekspektasi pemain terhadap generasi konsol terbaru dari Nintendo.

Nintendo Diharapkan Tanggap Sejak Awal

Karena Donkey Kong Bananza termasuk salah satu judul unggulan dalam kalender rilis Nintendo 2025, banyak pemain berharap pihak Nintendo turun tangan langsung untuk memastikan performa tetap stabil saat peluncuran.

Apalagi, ini adalah salah satu game pertama yang benar-benar memaksimalkan kekuatan hardware Switch 2. Bila game flagship saja mengalami drop frame, wajar jika publik bertanya-tanya bagaimana dengan game third-party lainnya.

Beberapa kalangan menyarankan agar Nintendo menyiapkan patch hari pertama, atau setidaknya menyediakan opsi mode grafis untuk menyesuaikan pengalaman bermain. Dengan begitu, pemain bisa memilih apakah mereka ingin fokus pada kualitas visual atau mengutamakan performa maksimal.

Share
Related Articles
one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...

Tekno

Gebrakan HP Murah, Tecno Pop X Meluncur dengan Fitur Walkie-Talkie dan Layar 120Hz

IKNPOS.ID - Tecno kembali memanaskan persaingan pasar ponsel pintar kelas bawah (entry-level) dengan...