Home Catatan Dahlan Iskan Dag-dig-dug Danantara
Catatan Dahlan Iskan

Dag-dig-dug Danantara

Share
Share

Delapan Persen.

Alangkah beratnya. Tapi Rosan seperti tidak berat mengucapkan dukungannya itu. Mungkin karena ia tidak menyebutkan itu sudah akan terjadi tahun ini. Mungkin bukan tahun ini. Tahun depan. Atau depannya lagi. Bisa juga depannya depan lagi.

Anda sudah tahu: Danantara akan mendapatkan uang dari dua sumber. Kumpulan dividen-dividen BUMN dan hasil investasinya sendiri. Dividen dari BUMN bisa diputar Danantara di investasi untuk meraih laba.

Kelak pemerintah tinggal memutuskan: apakah Danantara harus setor dividen ke menteri keuangan, atau Danantara diwajibkan membeli surat utang negara, atau Danantara ditugasi membiayai proyek-proyek negara yang sulit dapat uang dari APBN.

Danantara bisa lebih fleksibel dibanding perusahaan BUMN. Juga lebih lincah dibanding misalnya Bank Indonesia atau OJK. Semuanya itu milik negara tapi Danantara punya kelebihan dibanding BUMN, BI, dan OJK.

BI biasanya hanya bisa menggunakan ”laba”-nya untuk membeli surat utang negara. Tidak bisa untuk investasi. Atau membiayai proyek pemerintah.

Dengan menggunakan ”laba” BI untuk membeli surat utang negara pun hakikatnya sama: pemerintah bisa memperoleh sumber dana APBN untuk pembangunan proyek negara.

Begitu besar harapan pada Danantara. Begitu megah kantor yang diberikan untuk dipakainya. Begitu tinggi misinya.

Tiga tahun pertama masa jabatan Presiden Prabowo akan habis untuk mendewasakan bayi Danantara. Setelah itu kesibukan akan beralih ke kampanye Pilpres berikutnya.

Bila yang terpilih orang yang berbeda Anda pun bisa membayangkan bagaimana dag-dig-dugnya Danantara.(Dahlan Iskan)

Share
Related Articles
Hari Kemenangan?
Catatan Dahlan Iskan

Hari Kemenangan?

Oleh: Dahlan Iskan Tidak hanya saya yang tidak bisa kumpul keluarga di...

Catatan Dahlan Iskan

Garam Listrik

Oleh: Dahlan Iskan https://youtu.be/6gtSTkIJcec Dari pabrik alat berat terbesar di dunia, saya...

XCMG Mlilir
Catatan Dahlan Iskan

XCMG Mlilir

Oleh: Dahlan Iskan Pabrik hebat yang saya kunjungi ini dulunya hanya pembuat...

Otak Maextro
Catatan Dahlan Iskan

Otak Maextro

Oleh: Dahlan Iskan Saya naik iPhone di Xuzhou, Tiongkok. Kali pertama dalam...