Home Tekno Bitchat Aplikasi Chating Tanpa Internet, Tapi Bahaya Mengintai
Tekno

Bitchat Aplikasi Chating Tanpa Internet, Tapi Bahaya Mengintai

Share
Share

Radocea mengungkap bahwa celah tersebut memungkinkan hacker untuk mencegat dan meniru “kunci identitas” milik seseorang, yang seharusnya berfungsi sebagai semacam “jabat tangan digital” antara dua pengguna agar mereka bisa saling mengenali dan berkomunikasi dengan aman.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa: “Ada orang-orang di luar sana yang akan menerima pesan seputar keamanan secara harfiah dan mengandalkannya, sehingga proyek tersebut dalam kondisinya saat ini dapat membahayakan mereka,” kata Radocea mengingatkan.

Komunitas Pengguna Mulai Melaporkan Celah Lain

Tak hanya dari kalangan peneliti, pengguna umum yang telah mencoba Bitchat juga mulai melaporkan sejumlah kerentanan keamanan lain yang menambah daftar kekhawatiran terhadap aplikasi ini.

Meski tidak semuanya bersifat kritis, laporan tersebut menegaskan bahwa Bitchat masih jauh dari kata siap untuk digunakan secara luas.

Radocea bahkan menuding bahwa pihak pengembang sebenarnya sudah mendapatkan masukan dari pihak luar terkait keamanan, namun memilih untuk tetap meluncurkan aplikasi dalam kondisi belum stabil. Ia mengatakan:

“Saya berpendapat bahwa Bitchat sebenarnya telah menerima tinjauan keamanan eksternal dan hasilnya tidak terlihat baik,” ujarnya dalam pernyataan keras.

Peluncuran Bitchat menempatkan Jack Dorsey kembali di pusat diskusi tentang masa depan komunikasi digital yang aman dan bebas sensor. Ide dasarnya memang sejalan dengan prinsip-prinsip privasi dan desentralisasi yang kerap diperjuangkan oleh Dorsey sejak lama.

Namun, kenyataan teknis di lapangan menunjukkan bahwa eksekusi awal aplikasi ini masih mengandung risiko besar, terutama jika digunakan oleh kelompok rentan.

Para pengamat teknologi sepakat bahwa niat baik saja tak cukup untuk menciptakan sistem komunikasi yang benar-benar aman. Audit keamanan menyeluruh, uji penetrasi, serta keterbukaan terhadap masukan komunitas adalah fondasi penting untuk memastikan sebuah aplikasi bisa dipercaya dan digunakan secara luas.

Untuk saat ini, Dorsey sendiri sudah mengingatkan agar publik tidak menggunakan Bitchat untuk keperluan serius atau produksi. Ia mengakui bahwa versi saat ini lebih bersifat eksperimen awal (prototype) dan masih membutuhkan waktu serta masukan agar mencapai standar keamanan yang bisa diandalkan.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...