Home Tekno Analis: Harga Pi Network Harus Turun di Bawah $0,40 untuk Memicu Reli
Tekno

Analis: Harga Pi Network Harus Turun di Bawah $0,40 untuk Memicu Reli

Share
Momentum harga Pi Network tampaknya kian melemah.
Momentum harga Pi Network tampaknya kian melemah.
Share

IKNPOS.ID – Momentum harga Pi Network tampaknya melemah, dan mungkin akan segera turun di bawah $0,40. Meskipun ada pengumuman baru-baru ini tentang pertumbuhan ekosistem dan hosting aplikasi, tapi itu tidak banyak berpengaruh.

Para ahli mengisyaratkan bahwa sebagian besar perkembangan positif telah diperhitungkan dalam harga.

Sehingga hanya menyisakan sedikit dukungan untuk level saat ini. Hype Pi2Day sempat memicu pergerakan.

Kegembiraan seputar acara Pi2Day bulan Juni, kolaborasi AI, daftar pedagang baru, dan aplikasi ekosistem sempat meningkatkan sentimen pasar.

Emosi mendorong pengumuman ini, bukan arus masuk modal riil, dan dampak harganya pun telah memudar.

Pi Network Diharapkan Melepas Token Besar pada Juli

Pada bulan Juli, Pi Network akan membuka lebih dari 276 juta token PI, yang mencakup 3,7% dari pasokan yang beredar.

Karena tidak ada perkembangan baru yang diharapkan dalam jangka pendek, peningkatan jumlah token yang tersedia ini kemungkinan akan menambah tekanan jual.

Ini akan mendorong perilaku pasar yang hati-hati atau bearish.

Secara historis, lonjakan harga Pi Network hanya berlangsung sebentar.

Peristiwa seperti peluncuran Mainnet dan perayaan Pi2Day telah memicu lonjakan jangka pendek.

Ini biasanya berlangsung kurang dari seminggu, sebelum harga kembali ke level sebelumnya.

Akibatnya, pedagang profesional tetap ragu untuk memegang posisi long.

$0,40 sebagai Level Dukungan Utama

Analis menunjuk $0,40 sebagai dukungan grafik kritis dan ambang psikologis.

Penurunan di bawah level ini dapat memicu minat beli, menciptakan pola triple-bottom yang mungkin mendukung pemulihan di masa mendatang.

Meskipun prakiraan harga jangka pendek tetap bearish, Pi Network baru-baru ini memperkenalkan pembaruan pada platformnya yang dapat memperkuat ekosistemnya.

Tim inti mengumumkan akan mulai menghosting aplikasi pengembang secara langsung.

Ini menghilangkan kebutuhan akan infrastruktur eksternal seperti server dan sistem keamanan.

Perubahan ini membantu pengembang mengatasi hambatan dan mempercepat proses pembuatan aplikasi yang lebih cepat dan mudah.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...