Home Tekno Volume Meledak 29%, Hyperliquid Coin bakal Uji Resistance $40?
Tekno

Volume Meledak 29%, Hyperliquid Coin bakal Uji Resistance $40?

Share
Hyperliquid Coin
Hyperliquid Coin, Image: DALL·E 3
Share

IKNPOS.ID – Hyperliquid coin kembali menjadi sorotan setelah mencatat lonjakan volume perdagangan harian sebesar 29,55%, mencapai $424,23 juta.

Peningkatan signifikan ini mendorong harga HYPE ke $34,55, naik 3,45% dalam 24 jam terakhir.

Dengan tekanan beli yang semakin kuat, banyak investor mulai bertanya, apakah Hyperliquid coin siap menguji level resistance di $40?

Lonjakan Volume Perdagangan Dorong Momentum Harga

Lonjakan volume menandakan adanya peningkatan aktivitas beli dari pasar.

Dalam dunia kripto, volume yang melonjak biasanya mengindikasikan perubahan tren atau awal dari fase akumulasi.

Saat ini, rasio volume terhadap kapitalisasi pasar (Vol/Mkt Cap) berada di 3,68%, cukup tinggi untuk mendukung potensi reli jangka pendek.

Secara historis, setiap kali volume HYPE naik lebih dari 25% dalam sehari, harga cenderung mengikuti tren naik dalam dua hingga tiga hari berikutnya.

Maka dari itu, banyak analis memperkirakan bahwa resistance psikologis di $40 bisa segera teruji jika tren ini berlanjut.

Harga Pulih dari Koreksi Setelah Cetak ATH

Pada 16 Juni 2025, Hyperliquid coin sempat mencetak all-time high di $45,59.

Namun, tak lama setelah itu, harga mengalami koreksi tajam hingga menyentuh $33. Kini, harga mulai memantul naik, menandakan potensi pembalikan arah.

Pola ini cukup umum terjadi dalam altcoin besar. Koreksi setelah ATH seringkali diikuti fase konsolidasi sebelum harga mencoba menembus level tinggi berikutnya.

Saat ini, level resistance terdekat berada di $38, sementara $40 menjadi target psikologis selanjutnya yang sedang diamati pasar.

Fundamental On-chain Tetap Kuat

Selain data teknikal, struktur on-chain Hyperliquid coin juga menunjukkan sinyal positif.

Dengan market cap sebesar $11,54 miliar dan fully diluted valuation (FDV) mencapai $34,49 miliar, proyek ini mencerminkan kekuatan nilai yang terus tumbuh.

Jumlah token yang sudah beredar mencapai 333,92 juta HYPE dari total maksimal 1 miliar.

Artinya, sekitar sepertiga suplai masih belum beredar.

Meskipun kondisi ini berpotensi memicu tekanan jual di masa depan, saat ini distribusi token masih terkendali dan belum menimbulkan dampak negatif yang signifikan terhadap harga.

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...

Tekno

Redmi Note 15 SE Segera Meluncur dengan Desain Layar Melengkung

IKNPOS.ID - Xiaomi dipastikan akan menambah lini seri Note 15 di India...