Home Tekno Ripple Coin vs SEC Memanas Lagi, Harga XRP Terancam Turun Tajam
Tekno

Ripple Coin vs SEC Memanas Lagi, Harga XRP Terancam Turun Tajam

Share
Ripple Coin vs SEC
Ripple Coin vs SEC, Image: DALL·E 3
Share

IKNPOS.ID – Pertarungan hukum antara Ripple coin dan Komisi Sekuritas AS (SEC) kembali memasuki babak krusial yang berpotensi mengguncang harga XRP di pasar kripto.

Dalam beberapa hari terakhir, tensi meningkat setelah kedua pihak mengajukan permohonan damai kedua, menyusul penolakan proposal sebelumnya oleh hakim.

Situasi ini menempatkan Ripple coin di ujung tanduk. Jika pengadilan kembali menolak, tekanan jual bisa semakin dalam, mengancam posisi harga XRP yang saat ini sudah melemah dari puncaknya.

Fase Kedua Upaya Damai

Akankah Disetujui atau Ditolak Lagi?

Pada 12 Juni 2025, Ripple dan SEC mengajukan kembali permintaan penyelesaian untuk menghindari denda maksimal dan mencabut pembatasan penjualan XRP ke institusi.

Namun, pasar merespons hati-hati. Banyak analis mencurigai bahwa penolakan pertama yang datang hanya dalam waktu 7 hari menandakan kecenderungan pengadilan untuk tetap menolak proposal serupa.

Jika tren tersebut berlanjut, tekanan negatif terhadap Ripple coin bisa meningkat. Investor pun mulai menimbang ulang posisi mereka, mengantisipasi kemungkinan putusan yang tidak menguntungkan.

Tekanan Harga XRP

Break Support atau Rebound?

Sejak berita penolakan proposal damai pertama, harga XRP telah turun lebih dari 20 persen, dari sekitar $2,57 menjadi $2,06.

Saat ini, Ripple coin bergerak di bawah EMA 200 dan EMA 50 harian, sinyal teknikal yang mengindikasikan tren bearish jangka menengah.

Zona support kritis saat ini berada di kisaran $1,93 hingga $1,80. Jika harga XRP tembus di bawah level tersebut, potensi penurunan lanjutan ke $1,60 bahkan $1,50 terbuka lebar

Namun jika pengadilan memberikan sinyal positif, pembalikan menuju $2,3 hingga $2,5 bisa terjadi dalam waktu singkat.

Efek Langsung ke ETF XRP

Masih Ada Harapan?

Banyak pelaku pasar percaya bahwa resolusi damai bisa membuka jalan lebih lapang untuk ETF XRP.

Bahkan Polymarket mencatat probabilitas 88 persen bahwa ETF berbasis XRP akan diluncurkan pada 2025.

Namun, skenario ini bisa pupus jika keputusan pengadilan kembali memihak SEC.

Kejelasan hukum menjadi fondasi mutlak untuk membangun kepercayaan regulator terhadap produk keuangan berbasis Ripple coin.

Share
Related Articles
Samsung Galaxy A07 5G
Tekno

Diam-Diam Mengejutkan! HP Samsung Galaxy A07 5G Dikenalkan, Ponsel 2 Jutaan dengan Spek Premium

IKNPOS.ID - Samsung baru saja membuat kejutan besar di awal tahun 2026....

Tekno

Krisis RAM PC 2026: Mengapa Harga Memori Makin Mahal

IKNPOS.ID - Industri perangkat keras komputer menghadapi krisis RAM PC 2026 yang...

Tekno

Rumor Harga Steam Machine, Mulai dari Rp16,9 juta

IKNPOS.ID - Valve kembali menjadi sorotan setelah munculnya rumor terkait harga terbaru...

Tekno

Spesifikasi Clicks Communicator, Ponsel Android Rasa BlackBerry

IKNPOS.ID - Clicks Communicator adalah ponsel Android yang menghadirkan pengalaman mengetik fisik...