Home Tekno Pi2Day: Pi Network Resmi Rilis Fitur AI, Ini Kegunaannya
Tekno

Pi2Day: Pi Network Resmi Rilis Fitur AI, Ini Kegunaannya

Share
Share

Rumor keterlibatan Google dan Meta sempat memanas pasca kehadiran Nicolas Kokkalis dalam panel AI di ajang Consensus 2025.

Komunitas juga berspekulasi bahwa fitur ini bisa saja memakai basis model seperti OpenAI GPT, Google Gemini, atau LLaMA dari Meta.

Meski begitu, tidak ada bukti kuat bahwa Meta terlibat langsung. Dugaan tersebut hanya muncul karena gaya desain antarmuka mirip dengan pendekatan visual Meta AI, namun belum ada konfirmasi teknis atau pernyataan resmi.

Apa Saja Kegunaannya Bagi Pionir?

Peluncuran fitur ini bukan sekadar kosmetik, melainkan sebuah lompatan besar dalam pelayanan dan pengalaman pengguna. Beberapa manfaat langsung yang bisa dirasakan antara lain:

1. Pendamping Migrasi ke Mainnet

Pengguna bisa langsung bertanya cara melakukan migrasi koin dari testnet ke mainnet, tanpa harus mencari di dokumen atau forum komunitas.

2. Bantuan KYC Interaktif

AI akan memandu langkah demi langkah proses verifikasi identitas, menyederhanakan panduan yang selama ini dirasa membingungkan oleh sebagian pengguna.

3. Bantuan Multibahasa

Jika menggunakan model NLP global, Chatbot AI kemungkinan bisa merespons dalam berbagai bahasa—membantu pengguna dari berbagai negara seperti Indonesia, Nigeria, India, hingga Spanyol.

4. Solusi Mandiri 24 Jam

Tak perlu lagi menunggu admin atau moderator online. Pengguna bisa mengandalkan AI untuk menjawab berbagai pertanyaan umum seputar aplikasi, akun, ataupun roadmap.

Akan Dikembangkan Ke Fitur Lain?

Beberapa pengamat teknologi kripto menyebut bahwa langkah awal ini hanyalah permulaan. Core Team disebut tengah menguji coba:

– AI untuk manajemen komunitas (moderasi otomatis di Pi Chat),

– AI kreatif untuk menghasilkan konten edukasi di platform .pi domain,

– Integrasi dengan voice assistant dalam versi mobile ke depan.

Jika berhasil, Pi Network bisa menjadi salah satu ekosistem Web3 pertama yang mengintegrasikan AI secara native, bukan hanya sebagai fitur tempelan.

Peluncuran Chatbot AI di Pi Network pada 28 Juni 2025 menandai era baru di mana teknologi kecerdasan buatan dan kripto saling bersinergi. Meski masih dalam tahap awal, kehadirannya menunjukkan bahwa Core Team serius membangun platform Web3 yang ramah pengguna.

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...