Home Tekno Pi Network Ungguli XRP: Bukti Nyata Meski Harga Anjlok, Ini Faktanya!
Tekno

Pi Network Ungguli XRP: Bukti Nyata Meski Harga Anjlok, Ini Faktanya!

Share
Pi Network Ungguli XRP: Bukti Nyata Meski Harga Anjlok, Ini Faktanya!
Ilustrasi pria memegang coin PI (Copilot AI)
Share

IKNPOS.ID – Apakah harga yang turun berarti nilai sebuah kripto menurun juga? Tidak selalu. Buktinya, Pi Network ungguli XRP dalam survei terbaru meski harga token PI sedang anjlok. Fakta ini jadi sorotan baru di dunia kripto, apalagi ketika utilitas justru meningkat di tengah gejolak pasar.

Pi Network Ungguli XRP dalam Penggunaan Kartu Zypto VISA

Pi Network ungguli XRP dalam jajak pendapat mingguan yang dilakukan oleh pengguna Kartu Zypto VISA. Survei tersebut mengukur mata uang kripto paling banyak digunakan dalam pengisian ulang kartu, dan hasilnya cukup mengejutkan: Pi Network meraih posisi teratas, mengalahkan DASH, USD1, dan bahkan XRP—koin yang dikenal luas di pasar global.

Menurut laporan resmi dari pihak Zypto per 4 Juni 2025, posisi Pi di puncak bukan hanya kejutan, tapi juga bukti bahwa adopsi nyata tak selalu tergantung pada harga pasar atau status listing di bursa besar.

Harga PI Turun Tajam, Tapi Utilitas Justru Naik

Menariknya, dominasi Pi Network ini terjadi di saat harga token PI mengalami penurunan drastis. Hingga akhir Mei 2025, nilai PI turun sekitar 22% ke angka $0,65. Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual besar-besaran yang telah menghapus nilai pasar lebih dari $170 miliar di seluruh industri kripto, seperti dilansir CryptoSlate.

Minimnya update dari tim pengembang dan belum adanya listing resmi di bursa seperti Binance turut memicu tekanan jual. Namun, di balik penurunan itu, penggunaan Pi terus meningkat—khususnya dalam transaksi sehari-hari menggunakan Kartu Zypto VISA.

Ketimpangan antara Harga dan Penggunaan

Meski belum memiliki nilai tukar resmi di bursa utama, Pi Network menunjukkan bahwa nilai gunanya nyata. Lonjakan pengguna yang memakai Pi untuk mengisi ulang Kartu Zypto VISA menandakan bahwa proyek ini memiliki komunitas yang aktif dan loyal.

Namun, analis memperingatkan bahwa gap antara utilitas tinggi dan harga rendah bisa menjadi risiko jangka pendek. Bila tekanan jual tidak segera reda, harga PI bisa turun ke bawah $0,55, bahkan mendekati level support di $0,40. Target kenaikan ke $0,86 masih mungkin terjadi, namun akan sangat bergantung pada langkah taktis dari pengembang.

Share
Related Articles
Tekno

Layak Ditunggu! Oppo A6s Akan Rilis di Indonesia, Punya Fitur Fotografi dalam Air

IKNPOS.ID - Oppo Indonesia akan meluncurkan Oppo A6s di Tanah Air pada...

Tekno

Keren! Galaxy S26+ Dilengkapi Tiga Fitur Baru Pendukung Foto dan Video

IKNPOS.ID - Samsung resmi memperkenalkan lini Galaxy S26 yang mencakup Galaxy S26,...

Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...