Home Tekno Pi Network Terancam Jatuh Lagi? Ini Fakta dan Prediksi Terbarunya
Tekno

Pi Network Terancam Jatuh Lagi? Ini Fakta dan Prediksi Terbarunya

Share
Harga Pi Network
Harga Pi Network sempat anjlok di bawah $0,50, namun kini mulai naik. Apakah harga Pi bisa mencapai $10?
Share

IKNPOS.ID — Setelah mengalami rebound harga pasca keterpurukan ke level sekitar US$ 0,40 pada awal Juni lalu, Pi Network kembali menjadi sorotan. Pertanyaan utama yang kini muncul di kalangan komunitas adalah: apakah Pi Network akan jatuh lagi ke titik terendahnya, atau justru bangkit lebih tinggi menjelang Pi2Day pada 28 Juni?

Sebagian analis menyebutkan bahwa Pi masih berada di zona rawan koreksi teknikal, sementara lainnya melihat momentum positif dari sisi komunitas dan ekosistem. Untuk menjawab kekhawatiran ini, berikut ulasan mendalam mengenai tren, risiko, dan peluang yang sedang mengelilingi proyek blockchain yang populer di kalangan pengguna smartphone ini.

Harga Sempat Terkoreksi Tajam

Pergerakan harga Pi dalam beberapa bulan terakhir cenderung volatil. Pada Maret 2025, harga Pi di pasar over-the-counter (OTC) sempat berada di atas US$ 0,90, namun tekanan jual dari pengguna yang berhasil migrasi ke mainnet menyebabkan penurunan bertahap.

Puncaknya terjadi pada 13 Juni, ketika harga Pi anjlok ke level US$ 0,40, sebelum kembali rebound ke kisaran US$ 0,53–0,54 dalam seminggu terakhir.

Tanda-Tanda Tekanan Jual Masih Kuat

Data dari beberapa komunitas bursa menampilkan bahwa dalam 30 hari terakhir terjadi lonjakan besar token Pi yang masuk ke platform peer-to-peer dan OTC. Diperkirakan lebih dari 340 juta token telah masuk ke sirkulasi pasca migrasi gelombang pertama dan kedua.

Ini menimbulkan supply shock yang belum tertampung sepenuhnya oleh permintaan pasar, sehingga membuka potensi tekanan jual berlanjut – terutama bila gelombang migrasi ketiga pada 28 Juni tidak dibarengi dengan penguatan utilitas atau adopsi nyata.

Sentimen Komunitas Campuran

Sementara itu, sentimen komunitas masih terbagi dua. Sebagian pengguna merasa kecewa dengan keterlambatan listing resmi dan masalah teknis seperti KYC looping, saldo hilang, serta sinkronisasi error. Hal ini membuat beberapa Pioneer menjual aset mereka dengan harga murah.

Namun di sisi lain, antusiasme menjelang Pi2Day tetap tinggi. Banyak yang berharap akan ada pengumuman penting, seperti:

  • Integrasi DApps baru berbasis Pi
  • Kerja sama merchant atau e-commerce
  • Atau bahkan listing resmi di bursa kripto besar

Analisis Teknikal: Waspadai Area Support Kritis
Secara teknikal, Pi kini berada pada area support di sekitar US$ 0,50. Jika harga turun di bawah titik ini, maka ada kemungkinan kembali menguji titik terendah sebelumnya di kisaran US$ 0,40–0,42.

Share
Related Articles
Tekno

Udah Tahu Belum? iPhone Fold Apple Kabarnya Bakal Pakai Kaca Berlapis

IKNPOS.ID - Ponsel lipat perdana Apple yang disebut-sebut akan bernama iPhone Fold...

Tekno

Baru Beli Smartphone? Simak 6 Langkah Wajib Ini Agar Performa Maksimal dan Data Aman

radarpena.co.id -  Membeli smartphone baru selalu menghadirkan antusiasme tersendiri. Teknologi kamera yang...

Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...