Home Tekno Pi Network Didesak Agar Diperdagangkan Terbuka di Bursa Kripto Global, Tim Masih Bungkam
Tekno

Pi Network Didesak Agar Diperdagangkan Terbuka di Bursa Kripto Global, Tim Masih Bungkam

Share
Harga Pi Coin
Share

IKNPOS.ID — Desakan agar token Pi Network (PI) segera listing di bursa kripto global seperti Binance, Coinbase, dan Bybit kian menguat.

Narasi ini bergema luas di media sosial dan berbagai forum komunitas Pi di seluruh dunia, terutama setelah beberapa pengembang dApp dan pengguna mengeluhkan keterbatasan utilitas token Pi di luar ekosistem tertutup (enclosed mainnet).

Namun, di tengah euforia dan tekanan dari sebagian komunitas, hingga kini tim inti Pi Network belum memberikan konfirmasi resmi tentang rencana listing dalam waktu dekat.

Hal ini menimbulkan spekulasi dan perdebatan di kalangan pengguna, antara yang mendukung percepatan listing, dan yang justru menganggapnya bukan prioritas utama saat ini.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Dalam beberapa pekan terakhir, tagar seperti #PiListing #ListPiNow dan #OpenMainnet mulai trending di media sosial, khususnya Twitter/X, Reddit, dan Telegram. Banyak pengguna mendesak agar Pi segera masuk bursa agar bisa diperdagangkan secara terbuka dengan nilai tukar resmi.

Mereka berpendapat bahwa keterlambatan listing membuat Pi terkesan stagnan dan memperlambat adopsi global. Beberapa bahkan menyebutkan nama bursa populer seperti Binance dan Coinbase sebagai target yang diinginkan karena faktor kredibilitas dan likuiditas tinggi.

Namun demikian, Pi Core Team belum memberikan pernyataan baru terkait desakan ini. Dalam sejumlah pembaruan terakhir, tim justru lebih fokus pada pengembangan infrastruktur internal seperti:

  • Peningkatan Pi Browser dengan fitur manajemen akun terintegrasi
  • Sinkronisasi KYC lintas platform
  • Peluncuran Pi Desktop v0.5.2
  • Pelelangan domain Web3 .pi

Fokus tim tersebut mengisyaratkan bahwa mereka lebih menekankan pada stabilitas ekosistem dan kesiapan teknis daripada terburu-buru membuka pasar bebas.

Komunitas Terpecah Pandangan

Di sisi lain, tak sedikit juga anggota komunitas Pi yang justru mendukung pendekatan hati-hati. Mereka menyebut bahwa listing bukanlah hal utama selama infrastruktur dan ekosistem aplikasi terdesentralisasi (dApp) belum matang sepenuhnya.

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...