Home Tekno Pi Coin vs Bee Network: Mana yang Lebih Menjanjikan untuk Pemula?
Tekno

Pi Coin vs Bee Network: Mana yang Lebih Menjanjikan untuk Pemula?

Share
Cointelegraph Pi Network
Cointelegraph bocorkan kemungkinan besar akan hadir kejutan besar dari Pi Network di Pi2Day, 28 Juni 2025.
Share

IKNPOS.ID – Dunia kripto semakin ramai dengan proyek-proyek baru yang mengklaim bisa memberikan akses mudah bagi siapa saja untuk ikut serta, bahkan tanpa perangkat mahal atau pengetahuan teknis mendalam. Dua di antara yang paling dikenal di kalangan pemula adalah Pi Network dan Bee Network.

Keduanya menawarkan konsep penambangan kripto melalui smartphone, tanpa perlu perangkat keras khusus. Namun, meski tampak serupa di permukaan, keduanya punya perbedaan mendasar yang perlu kamu ketahui sebelum ikut serta. Yuk, kita mulai dengan memahami masing-masing proyek terlebih dahulu.

Apa Itu Pi Coin (PI)?

Pi Coin (PI) adalah token kripto dari proyek Pi Network, yang mulai dikembangkan sejak 2019 oleh sekelompok lulusan Stanford University. Tujuan utama Pi Network adalah menciptakan mata uang digital yang bisa digunakan secara luas dan dapat ditambang hanya dengan smartphone. Pi Network ingin membuat kripto lebih inklusif—bisa diakses siapa saja tanpa perangkat mahal atau konsumsi listrik besar seperti Bitcoin.

Pada awalnya, Pi Network hanya beroperasi dalam jaringan tertutup (enclosed network), artinya pengguna hanya bisa mentransfer PI ke sesama pengguna di dalam aplikasi. Namun sejak 2024, Pi mulai membuka mainnet secara bertahap, memungkinkan token PI diperdagangkan secara terbatas di bursa kecil seperti HTX dan BitMart. Meski belum terdaftar di bursa besar seperti Binance, perkembangan ini menunjukkan bahwa Pi Network berada dalam tahap transisi menuju ekosistem yang lebih terbuka.

Apa Itu Bee Network (BEE)?

Bee Network adalah proyek serupa yang diluncurkan pada akhir 2020, menawarkan konsep mining kripto lewat aplikasi mobile. Bee Network menjanjikan cara mudah mendapatkan token BEE hanya dengan login setiap hari dan menekan tombol “mine”. Seperti Pi, Bee juga memanfaatkan sistem referral untuk memperluas jaringannya.

Namun, berbeda dengan Pi Network, Bee Network belum meluncurkan mainnet-nya, dan belum ada informasi resmi mengenai kapan BEE bisa ditukar menjadi aset bernilai nyata. Sampai sekarang, BEE masih berada dalam jaringan tertutup dan belum memiliki listing resmi di bursa mana pun.

Perbandingan Pi Coin vs Bee Network

Dari sisi waktu peluncuran, Pi Network lebih dulu hadir dibanding Bee Network. Pi mulai dikembangkan sejak tahun 2019, sementara Bee baru muncul setahun kemudian, yakni pada 2020. Meski keduanya sama-sama mengusung konsep “mining lewat HP”, perkembangannya sangat berbeda.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...