Home Tekno OPTIMIS! Pi Network Tembus $3,0, Simak Dua Skenario Ini
Tekno

OPTIMIS! Pi Network Tembus $3,0, Simak Dua Skenario Ini

Share
Pi Network tembus $3
Harga Pi Coin bisa melonjak hingga $3 jika berhasil listing di Binance atau Huobi.Foto: Pi Network
Share

IKNPOS.ID – Harapan besar kembali menggema di kalangan komunitas Pi Network. Setelah berbulan-bulan menunggu kejelasan, kini muncul potensi yang mampu mengubah arah permainan: harga Pi Coin diprediksi bisa melesat hingga $3,0 jika berhasil mendarat di bursa kripto besar seperti Binance dan Huobi.

Kabar ini membangkitkan antusiasme luas di tengah ketidakpastian yang masih menyelimuti nilai tukar Pi di pasar terbuka.

Bukan tanpa alasan. Jika integrasi Pi Network ke ekosistem komersial berskala besar berjalan mulus, dan proyek berhasil listing secara resmi di exchange utama, maka momentum bullish sangat mungkin terbentuk.

Para analis dan pengamat kripto menyebutkan bahwa ini bisa menjadi turning point menuju adopsi masif dan valuasi harga yang jauh lebih tinggi dari saat ini.

Prediksi Harga Pi Network: Optimis Tembus $3,0, Pesimis Bisa Turun ke $0,40

Skenario Optimis:
Jika Pi Coin resmi diperdagangkan di Binance dan Huobi, serta aplikasi ekosistemnya terus berkembang secara luas, harga berpotensi melonjak ke kisaran $1,0 hingga $3,0.

Ini akan menjadi pencapaian monumental mengingat Pi selama ini lebih banyak diperdagangkan secara internal atau lewat platform barter terbatas.

Dorongan dari komunitas global, peluncuran fitur baru seperti PiFest dan lelang domain .pi, serta dukungan dari Pi Core Team dapat menjadi katalis utama.

“Jika semua ini terjadi, kita bisa melihat Pi melesat ke angka psikologis $3,0 — tonggak penting menuju pengakuan global,” ujar seorang analis kripto independen.

Skenario Pesimis:
Sebaliknya, jika masalah likuiditas tidak kunjung teratasi dan ekosistem berkembang lambat, harga Pi bisa terus menurun, bahkan diprediksi jatuh ke bawah $0,40.

Level support utama saat ini berada di $0,60, dan jika ditembus, tren bearish kemungkinan akan berlanjut.

Penurunan volume perdagangan dan minimnya listing di bursa besar menjadi sinyal yang mengkhawatirkan jika tidak segera diatasi.

“Risiko koreksi tajam tetap terbuka jika sentimen global melemah dan proyek tidak menunjukkan progres nyata dalam hal adopsi,” terang analis lainnya.

Share
Related Articles
Tekno

Layak Ditunggu! Oppo A6s Akan Rilis di Indonesia, Punya Fitur Fotografi dalam Air

IKNPOS.ID - Oppo Indonesia akan meluncurkan Oppo A6s di Tanah Air pada...

Tekno

Keren! Galaxy S26+ Dilengkapi Tiga Fitur Baru Pendukung Foto dan Video

IKNPOS.ID - Samsung resmi memperkenalkan lini Galaxy S26 yang mencakup Galaxy S26,...

Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...