Home Tekno Nggak Kaleng-kaleng! Pi Network Siap Banting Notcoin, TON dan Solana Mobile
Tekno

Nggak Kaleng-kaleng! Pi Network Siap Banting Notcoin, TON dan Solana Mobile

Share
Pi Network tampil beda
Pi Network tampil beda di tengah serbuan proyek kripto seperti Notcoin, Solana Mobile, dan TON. Apa saja keunggulannya?
Share

IKNPOS.ID – Dunia kripto tengah diramaikan oleh kemunculan aplikasi viral seperti Notcoin di Telegram, Solana Mobile yang mendukung Web3, hingga Telegram Open Network (TON) yang menggandeng komunitas luas. Pi Network tampil beda di dunia Web3.

Tapi, di tengah gempuran itu, Pi Network justru tampil beda dan makin solid. Apa yang membuat Pi unggul dan menarik perhatian jutaan pengguna di seluruh dunia?

Pi Network Tampil Beda

1. Mining Super Mudah Tanpa Perlu Perangkat Canggih

Tidak seperti Solana Mobile yang butuh perangkat eksklusif atau Notcoin yang berbasis klik-klik di Telegram, Pi Network memungkinkan siapa saja menambang koin hanya dengan satu kali klik per hari. Mining di Pi tidak menguras baterai, tidak butuh perangkat mahal, dan bisa dilakukan sambil rebahan. Ini yang membuat Pi benar-benar inklusif.

2. Ekosistem Tertutup = Aman & Terarah

TON dan Notcoin sudah bisa diperjualbelikan di market terbuka, namun Pi Network tetap memilih ekosistem tertutup dalam fase pengembangan. Hal ini bukan kelemahan, tapi strategi untuk menjaga nilai dan stabilitas proyek. Dengan kontrol penuh di tangan Tim Inti, Pi Network membangun pondasi kuat sebelum benar-benar masuk pasar terbuka.

3. Komunitas Global yang Militan dan Aktif

Tak bisa dipungkiri, kekuatan terbesar Pi ada pada komunitasnya. Dengan lebih dari 47 juta pengguna terverifikasi, Pioneers aktif membentuk jaringan lokal, membuat aplikasi berbasis Pi, hingga menggelar edukasi Web3. Inilah yang belum tentu dimiliki proyek viral lainnya seperti Notcoin yang lebih bersifat kasual.

4. Visi Nyata: Web3 untuk Semua

Bukan sekadar hype, Pi Network memiliki roadmap dan dokumentasi yang jelas. Tujuannya bukan cuma listing di bursa, melainkan membangun ekosistem Web3 yang bermanfaat: mulai dari marketplace, sosial media berbasis Pi, hingga sistem identitas digital lewat domain .pi. Semua ini menunjukkan bahwa Pi tak hanya memikirkan koin, tapi masa depan digital terdesentralisasi.

5. Pi Network Masih Rajanya Inovasi Web3

Di tengah ramainya proyek kripto baru, Pi Network tetap menonjol karena aksesibilitas, komunitas solid, dan pendekatan ekosistem yang matang. Kalau proyek lain fokus hype dan listing, Pi justru membangun dari pondasi—perlahan tapi pasti.

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...