Home Tekno Komunitas GERAM! Tiba-Tiba Disuruh Migrasi Lagi! Padahal KYC Saja Belum Beres, Ada Apa dengan PI?
Tekno

Komunitas GERAM! Tiba-Tiba Disuruh Migrasi Lagi! Padahal KYC Saja Belum Beres, Ada Apa dengan PI?

Share
Hari Pi NEtwork
Ilustasi-Kepala Teknologi Pi Network Dr.Nicolas Kokkalis mengajak pionir kirim gambar api di Hari Pi Network.Foto: @threads
Share

IKNPOS.ID – Komunitas pengguna Pi Network kembali dibuat geram dan kebingungan. Pasalnya, menjelang momen besar unlock token PI yang bernilai fantastis, muncul syarat migrasi baru secara tiba-tiba di dalam aplikasi Pi Network.

Padahal banyak pengguna sudah menyelesaikan proses migrasi sebelumnya.

Kabar ini langsung memicu gelombang protes di platform X (sebelumnya Twitter). Banyak pengguna membagikan tangkapan layar checklist terbaru yang tiba-tiba muncul di aplikasi mereka, menandakan mereka harus menyelesaikan “migrasi kedua” sebuah langkah yang tidak diumumkan sebelumnya oleh tim pengembang atau Pi Core Team.

“Pi ini benar-benar bikin frustasi. Sudah nambang bertahun-tahun, tapi sekarang malah nggak bisa akses koin kita sendiri. Tim inti harus mulai berpikir ulang cara mereka ngelola komunitas ini,” tulis akun @bfrancis_12 dengan nada kesal.

Migrasi Kedua: Kejutan yang Bikin Emosi

Bukan hanya soal migrasi ulang, pengguna yang belum lolos KYC juga dibuat semakin bingung.

Beberapa di antaranya bahkan belum melakukan migrasi pertama karena proses KYC mereka masih menggantung. Namun kini, mereka dihadapkan dengan permintaan untuk mengikuti langkah-langkah tambahan menuju Mainnet.

“Saya aja belum migrasi, kok udah diminta migrasi kedua? Ini ngebingungin banget,” keluh seorang pengguna lain.

Lucunya, sebuah akun parodi yang meniru sosok Dr. Nicolas Kokkalis, sang pendiri Pi Network, malah menyebarkan informasi bahwa “Migrasi Kedua Telah Dimulai!”. Postingan tersebut jadi viral, memicu spekulasi dan makin memperkeruh suasana.

Token Unlock 276 Juta PI: Ujian Terbesar Pi Network?

Situasi ini makin panas karena pada Juni 2025, Pi Network dijadwalkan melepas 276 juta token PI ke pasar.

Jika dikalkulasikan dengan harga saat ini ($0.64), maka total nilainya mencapai sekitar $176 juta atau Rp2,8 triliun!

Data dari PiScan menyebutkan bahwa ini akan menjadi event besar dalam ekosistem Pi, tetapi juga berisiko tinggi.

Volume perdagangan yang rendah serta sentimen pasar yang lesu bisa menyebabkan tekanan jual besar-besaran, apalagi jika kepercayaan pengguna terus menurun.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 5G Siap Meluncur: Contek Desain iPhone 17 Air hingga Inovasi Cermin Selfie

IKNPOS.ID  - Persaingan pasar ponsel pintar kelas menengah di Indonesia diprediksi bakal...

Tekno

Oppo Resmi Rilis Reno15 Series di Indonesia, Usung Kamera 200MP dan Fitur AI Masa Depan

IKNPOS.ID - Raksasa teknologi asal China, Oppo, resmi menggebrak pasar ponsel pintar...

CARA BIKIN NIB TERBARU, Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS
Tekno

CARA BIKIN NIB TERBARU: Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS

IKNPOS.ID - Nomor Induk Berusaha (NIB) bukan lagi sekadar pilihan. Tapi keharusan...

potensi Pi Network
Tekno

Potensi Sebenarnya Pi Network Mulai Terbuka, Kunci Nilai Pi Ada di Ekosistem Internal dan Eksternal

IKNPOS.ID - Pi Network kembali menjadi perbincangan di kalangan komunitas kripto global....