Home Tekno HEBOH! Komunitas Pi Network Tolak Rencana Listing Binance, KYC Masih Jadi Batu Sandungan
Tekno

HEBOH! Komunitas Pi Network Tolak Rencana Listing Binance, KYC Masih Jadi Batu Sandungan

Share
Pi Network tolak rencana listing Binance
Komunitas Pi Network tolak rencana listing di Binance. Masalah KYC yang belum terselesaikan jadi alasan utama.Foto: Cope
Share

IKNPOS.ID – Dunia kripto dihebohkan oleh kabar komunitas Pi Network tolak rencana listing Binance. Alasannya, ada masalah Know Your Customer (KYC).

Pi Network, salah satu proyek blockchain dengan komunitas terbesar di dunia, kembali menjadi sorotan. Ini setelah munculnya jajak pendapat publik di platform X mengenai kemungkinan pencatatan koin $PI di Binance. Namun, Bbukannya disambut dengan euforia, mayoritas komunitas justru menyuarakan penolakan terhadap ide tersebut.

Mayoritas Komunitas Pi Network Tolak Rencana Listing Binance

Jajak pendapat yang dilakukan oleh akun berita khusus Pi Network menanyakan, “Apakah Anda ingin melihat $PI tercatat di Binance?” Hasilnya mengejutkan: banyak pengguna menolak pencatatan tersebut, dan alasan utamanya adalah masalah KYC (Know Your Customer) yang belum terselesaikan.

Sebagian besar pengguna mengeluhkan proses KYC yang lambat dan tidak efisien. Banyak pelopor (pioneer) Pi yang belum bisa memindahkan token ke Mainnet karena anggota lingkaran keamanan belum disetujui. Bug ini telah menjadi isu lama yang masih belum diperbaiki oleh tim inti.

Validasi KYC yang Tertunda, Sistem Dinilai Tidak Efisien

Program Validasi Pi Network memerlukan beberapa validator untuk menyetujui satu KYC. Sayangnya, kurangnya partisipasi validator menyebabkan banyak KYC tertunda. Seorang pengguna bahkan menyebutkan bahwa sebagian besar Pi-nya, sekitar 75%, masih terkunci karena teman-temannya belum disetujui walau telah KYC sejak lama. Ia mencoba menjadi validator tetapi menyerah karena proses yang lambat.

Tuduhan Pi Sengaja Menunda KYC

Lebih jauh, muncul spekulasi bahwa Pi Network mungkin sengaja menunda proses KYC untuk menahan likuiditas token. Salah satu pengguna mengaku dibungkam saat mengkritik sistem tersebut di forum resmi, dan menuding moderator tidak menerima masukan kritis. Ada pula pengguna yang kehilangan ribuan Pi karena melewatkan deadline KYC.

Masalah Keamanan dan Kurangnya Transparansi

Selain isu KYC, beberapa pengguna menyoroti kelemahan pada sistem dompet Pi. Mereka menyatakan token terkunci tanpa persetujuan eksplisit dan menganggap sistem saat ini kurang aman. Ada pula kekhawatiran bahwa jika Pi terdaftar di Binance terlalu dini, hal ini justru akan menciptakan sentimen negatif ketika pasar menyadari keterbatasan teknis proyek ini.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...