Home Tekno Harga Pi Coin Anjlok Usai Pi2Day, Sinyal Bearish Kian Kuat!
TeknoUncategorized

Harga Pi Coin Anjlok Usai Pi2Day, Sinyal Bearish Kian Kuat!

Share
Harga Pi Coin Anjlok Usai Pi2Day, Sinyal Bearish Kian Kuat
Share

IKNPOS.ID – Setelah perayuaan Pi2Day pada 28 Juni, harga Pi Coin (PI) justru memasuki fase konsolidasi yang ketat sehingga bearih mengalami peningkatan.

Walaupun harga Pi Network berpotensi terus bergulir di bursa utama setelah Pi2Day. Namun pegerakan harga Pi Coin menunjukkan lemahnya momentum pasar.

Pi Coin sempat menyentuh harga tertinggi minggu di $0,66 pada 25 Juni. namun langsung mengalami penolakan kuat dari pasar. Sejak saat itu, harga Pi bergerak turun dan saat ini stabil dalam kisaran $0,52 hingga $0,54.

Lantas bagaimana pergerakan harga Pi Coin pada hari ini 29 Juni 2025 setelah Pi2Day?

Tekanan Jual Masih Dominan

Berdasarkan data terbaru, harga Pi Coin per 29 Juni 2025 berada di $0,5306, mencatat penurunan harian sebesar -4,62%. Indikator teknikal utama seperti Relative Strength Index (RSI) 4 jam menunjukkan nilai 42,70, menandakan momentum lemah dengan kecenderungan bearish. Volume perdagangan juga terus menurun, menegaskan kurangnya dorongan beli dari pasar.

Secara teknikal, struktur grafik 4 jam menunjukkan pola “bear flag”—yang sering kali menandai potensi kelanjutan tren penurunan. Tidak ada tren naik aktif yang terlihat, dan setiap upaya harga untuk naik selalu ditolak di area resistensi $0,56.

Tiga Skenario Harga Pi Coin

Skenario Bullish
Jika Pi mampu menembus $0,56 dengan volume besar, peluang untuk menguji ulang $0,60 hingga $0,66 terbuka lebar. Namun, ini membutuhkan katalis eksternal yang kuat, seperti berita listing resmi.

Skenario Netral
Konsolidasi lanjutan di kisaran $0,52–$0,54 akan berlanjut jika tidak ada sentimen baru dan volume tetap rendah.

Skenario Bearish
Jika support $0,52 ditembus, Pi Coin berisiko turun ke zona $0,47–$0,49, bahkan bisa menyentuh $0,45 jika tekanan jual berlanjut.

Indikator Menunjukkan Sentimen Negatif

  • RSI (14): 42,70 (lemah)
  • MACD: Crossover bearish
  • CCI: -55,4 (tekanan jual ringan)
  • Ultimate Oscillator: 46,7 (bias turun)

ROC dan Bull/Bear Power: menunjukkan dominasi seller

Semua indikator memperkuat sinyal bahwa tren jangka pendek masih dalam tekanan. Para trader tampaknya berhati-hati, menunggu sinyal yang lebih jelas untuk menentukan arah selanjutnya.

Share
Related Articles
Uncategorized

Ribuan ASN Mulai Pindah ke IKN 2026, Basuki Hadimuljono Fokus Bangun Kantor DPR & MA

IKNPOS.ID - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, membeberkan peta...

NewsUncategorized

Antisipasi Dampak Konflik Global, DPR RI Terapkan Penghematan Energi hingga Matikan Lampu Malam Hari

DPR RI akan menerapkan kebijakan penghematan energi dengan mematikan lampu gedung paling...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Daftar Keinginan
Uncategorized

Daftar Keinginan

Oleh: Dahlan Iskan Setelah 25 hari IsAm-Iran siapa yang menang? Setidaknya untuk...