Home Tekno GADUH! Apa Itu Migrasi Kedua di Pi Network? Kenapa Banyak yang Marah? Ini Penjelasannya!
Tekno

GADUH! Apa Itu Migrasi Kedua di Pi Network? Kenapa Banyak yang Marah? Ini Penjelasannya!

Share
Harga Pi Network Terjun Bebas
Harga Pi Network Terjun Bebas 33% setelah pengumuman dana VC $100 juta.Foto: IST
Share

IKNPOS.ID – Ketegangan semakin memuncak di dalam komunitas Pi Network setelah munculnya pembaruan mengejutkan di aplikasi mereka permintaan migrasi kedua yang muncul tiba-tiba.

Padahal, banyak pengguna mengaku sudah menyelesaikan proses migrasi dan KYC (Know Your Customer) sebelumnya.

Kabar ini langsung memicu kemarahan dan kebingungan, terutama karena waktunya berdekatan dengan agenda besar: unlock 276 juta token PI pada Juni 2025.

Migrasi Kedua Pi Network Bikin Bingung Pengguna

Sejumlah pengguna di media sosial X (dulu Twitter) membagikan tangkapan layar daftar checklist terbaru dari aplikasi Pi Network.

Bahkan mereka yang sudah merasa “lulus” migrasi sebelumnya, mendapati bahwa ada langkah tambahan yang harus dilakukan.

“Ini Pi Network sungguh bikin pusing. Sudah bertahun-tahun mining, sekarang malah nggak bisa akses koin kita sendiri. Tim inti harus introspeksi!” tulis akun @bfrancis_12, sambil menunjukkan rasa kecewa atas proses yang terus berubah-ubah.

Keluhan tidak berhenti di situ. Banyak pengguna juga menyoroti proses KYC yang belum kunjung selesai, membuat mereka tidak bisa melakukan migrasi pertama, apalagi migrasi kedua.

“Saya saja belum migrasi pertama, kok udah disuruh ikut yang kedua?” tulis salah satu pengguna di X.

“Saya masih stuck,” tulis pengguna lain sembari menyertakan tangkapan layar status KYC-nya yang menggantung.

Postingan Viral: “Migrasi Kedua Sudah Dimulai!”

Sebuah akun parodi yang mengatasnamakan Dr. Nicolas Kokkalis, pendiri Pi Network, ikut menambah riuh suasana. Dengan nada satir, akun tersebut menulis: “PI NETWORK 2ND MIGRATION HAS BEGUN!”

Dalam postingannya, disebutkan bahwa para pengguna harus segera menyelesaikan beberapa langkah penting sebelum bisa menggunakan token PI di dunia nyata. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Menyelesaikan verifikasi KYC

  • Mengatur dan mengunci token sesuai pilihan (lockup setting)

  • Mengaktifkan opsi transfer ke Mainnet

  • Menyelesaikan checklist yang baru muncul

Disebutkan bahwa menyelesaikan proses ini akan memungkinkan pengguna untuk menggunakan token PI untuk membeli barang dan jasa, mengakses dApps berbasis Pi, dan ikut serta dalam ekosistem Web3 yang lebih luas.

Namun, hingga saat artikel ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari Tim Inti Pi Network terkait dimulainya fase migrasi kedua tersebut.

Share
Related Articles
Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...

Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...